Wow! Mahasiswa Ini Menyelesaikan Tugas Akhir Dengan 1150 Halaman Dalam Waktu 1,5 Bulan

66

Baru-baru ini media sosial ramai dengan postingan salah satu pengguna sosmed yang memberitakan adanya tugas akhir yang bernama skripsi dengan jumlah yang cukup fantastis, yaitu 1.150 halaman. Ha? Beneran? Buat kamu yang sulit percaya ini memang benar ada lho.

Mungkin menurut kita mahasiswa di tingkat akhir skripsi merupakan hal yang paling ditakutkan, menjadi momok, musuh terbesar. Tapi di sebagian pandangan yang lain, skripsi merupakan tantangan yang harus diselesaikan untuk menempuh kelulusan. Tapi di tangan mahasiswa yang satu ini, skripsi menjadi hobi katanya? Ha? Yuk coba kenalan sama mahasiswa yang satu ini.

Namanya Lisa Stefanny atau biasa disapa Lisa merupakan salah satu mahasiswa jurusan manajemen peminatan manajemen penasaran fakultas bisnis dan ekonomi di Universitas Surabaya (UBAYA) yang menyelesaikan tugas akhirnya dengan waktu yang cukup cepat. Iya, Lisa menyelesaikan dalam waktu 45 hari atau 1,5 bulan. Wah cepet banget ya.

Tak berhenti sampai disitu, ia juga mampu menyelesaikan tugas akhir skripsinya dengan jumlah 1.150 lembar halaman. Wah keren banget ya. Kira-kira lisa ngerjain skripsi segitu banyaknya motivasinya apa sih? Apa pengen viral? Atau nggak punya kerjaan lain? Atau emang hobi? Jawabannya adalah karena hobi.

Lisa mempunyai hobi yaitu menjadi Make up Artist (MUA), fashion desainer, dan fotografi sehingga berangkat dari hobinya itu ia mengambil judul penelitian yang dijadikan tugas akhirnya yang tentunya tak jauh dari hobinya itu. Sehingga skripsi 1.150 halaman itu isinya mengulas tentang hobinya sebagai MUA, fashion desainer, dan juga fotografi itu.

Oh iya ada lagi hal yang berbeda dari tugas akhir yang diselesaikan Lisa ini. Selain dikerjakan dalam waktu yang cukup singkat dan jumlah halaman dari tugas akhir yang cukup fantastis. Ternyata ia mengerjakan tugas akhir ini dengan penelitian kualitatif bukan kuantitatif.

Seperti kita ketahui penelitian kuantitatif biasanya dipilih jurusan yang ditekuni lisa, akan tetapi Lisa lebih memilih mengambil penelitian dengan jenis berbeda yaitu penelitian kualitatif.

Wah keren ya, selamat ya untuk Lisa Stefanny. Semoga kisahmu ini memberikan inspirasi untuk para teman-teman mahasiswa akhir yang sedang mengerjakan skripsi. Buat kalian yang masih bergelut dengan skripsi tetap semangat ya ngerjainnya. Janga patah semangat, Lisa aja bisa masa kamu nggak.