Vettel Memuji Kepemimpinan Binotto saat Ferarri di Masa Sulit

10
Vettel Memuji Kepemimpinan Binotto saat Ferarri di Masa Sulit

Sebastian Vettel, Pembalap Scuderia Ferrari, memberikan pujian positif terhadap apa yang telah ditularkan Prinsipal Tim, Mattia Binotto.  Ketenangan yang ditunjukkan Vettel dalam menghadapi kejuaraan balapan mempunyai dampak positif dan massif terhadap Scuderia Ferrari yang selama ini belum meraih kemenagan di kejuaraan Formula One (F1) 2019. Hingga pertengahan F1 2019, Scuderia Ferrari masih belum juga untuk bisa meraih kemenangan pada satu seri pun.

Situasi tersebut sangat riskan dan rentan untuk memicu perdebatan serta perselisihan di dalam tim tersebut dengan saling menuduh pihak lain kurang bertanggung jawab sehingga berdampak buruk pada prestasi yang belum diraih.Vettel mengatakan bahwa kepemimpinan Mattia Binotto yang baru di Scuderia Ferrari telah membuat tim semakin solid dan tenang. Di lain pihak, vettel juga mengingatkan timnya untuk selalu bekerja keras di dalam mencapai target.

Vettel juga mengaitkan bahwa situasi sekarang ini benar benar sulit yang mereka alami. Mereka pun menyadari jauh dari kemenangan dan belum bisa menjalani paruh musim sesuai target mereka. Vettel pun mengatakan agar semua orang di dalam timnya tetap tenang dan focus untuk mengerjakan tugas masing – masing. Menurutnya, mattia berhasil menyatakan semua tim dan menenangkan tim serta berhasil mengingatkan semua tim tentang tujuan bersama tim tersebut.

Mattia Binotto baru saja di angkat menjadi tim principal Scuderia Ferrari pada awal musim 2019 yang mengganti Maurizio Arrivabene. Sebelumnya , Binotto banyak bertugas di departemen teknis Scuderia Ferrari. Manajer Tim Scuderia Ferrari menyatakan di musim depan tidak melakukan perubahan terhadap susunan pembalap. Hal tersebut terjadi karena duet Sebastian Vettel dan Charles Leclerc dinilainya cukup memuaskan dan membuahkan hasil yang positif.

Di lain pihak, Red Bull Racing memutuskan untuk mengubah susunan pembalapnya pada paruh kedua musim F1 2019. Red Bull memutuskan untuk menduetkan Max Verstappen dan Alexander Albon sehingga tidak bersama Gasly Pierre. Binotto tidak melakukan perubahan pembalap seperti yang dilakukan Red Bull. Vettel dan Leclerc menunjukkan penampilan yang positif dip paruh musm F1 2019. Keduanya beberpa kali naik podium meskipun belum meraih kemenangan.

Gelmut Marko, Penasihat Red Bull Racing, pun turut sedih terkait performa Vettel, pembalap Scuderia Ferrari di F1 2019. Varko pun menilai, Vettel lebih baiknya kembali ke Red Bull Racing agar kembali meraih hasil maksimal dan kemenangan di F1. Vettel seperti kehilangan keahlian terbaiknya dalam lintasan balap selama mengendarai SF90. Marko pun menilai bahwa tidak ada salahnya jika Vettel kembali ke tim lain. Vettel pun disarankan oleh Marko untuk mempertimbangkan kembali pulang ke Red Bull.

Vettel meriah kemenangan saat bergabung dengan Red Bull. Sejak empat musim 2010-2013, Vettel bersama Red Bull mampu meraih kemengan dan gelar juara dunia F1.Marko mengatakan bahwa Vettel harusnya dapat lingkungan yang berbeda tetapi dirinya tidak melihat kesempatan tersebut di musim mendatang. Marko menilai saat tidak lagi yakin pada tujuan, maka itu sudah menjadi pemikiran di alam bawah sadar.