Usulan Sistem Pendidikan Baru, Sekolah Cukup Masuk 3 Hari, Benarkah?

19

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto memiliki usulan baru untuk sistem pendidikan di Indonesia, yang nantinya akan disampaikan oleh Nadiem Makarim Anwar selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Mendikbud).

Usulan yang dimaksud adalah menerapkan sistem masuk sekolah yang hanya diberlakukan tiga hari saja dalam seminggu dengan alasan agar anak tidak terus-menerus belajar. Selama ini memang sistem pendidikan di Indonesia untuk sistem pendidikan formal, sekolah masuk selama 5 sampai 6 hari. Namun, hal itu dipandang membuat anak-anak jenuh dan bosan.

Menurut Kak Seto, sistem ini bisa diuji coba terlebih dahulu sebelum nantinya menjadi kebijakan baru. Ia menilai dengan adanya pemotongan jam tersebut, kita berharap anak-anak dapat mencetak prestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Kak Seto juga membandingkan capaian prestasi yang dicetak oleh lembaga binaannya jauh lebih unggul dibandingkan beberapa sekolah formal lainnya.

Seperti kita ketahui sebelumnya, Kak Seto memiliki homeschooling yang letaknya ada di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan dan sudah berdiri selama 13 tahun lamanya.

Doni Koesoema selaku pengamat pendidikan, bahwa usulan tersebut tidak cocok diterapkan di sistem pendidikan Indonesia. Menurutnya, sekolah 3 hari justru akan membuang waktu anak-anak di rumah karena biasanya anak-anak akan menghabiskan waktunya untuk bermain daripada belajar.

Doni Koesoema juga mengatakan, jika memang nanti usulan tersebut diterima dan diterapkan. Lantas bagaimana dengan sistem kerja ASN yang mempunyai tugas mengajar sebanyak 37,5 jam dalam seminggu? Tidak mungkin guru datang ke sekolah, sedangkan siswanya libur. Apa yang akan dikerjakan guru di sekolah jika siswanya hanya masuk sekolah selama tiga hari?

Wah kalau dilihat-lihat dari usulan baru ini sepertinya perlu banyak pertimbangan ya dan harus banyak melibatkan beberapa pakar di bidangnya. Kalau dilihat-lihat memang sistem pendidikan di Indonesia ini termasuk sistem pendidikan yang luar biasa padatnya.

Bagaimana tidak hampir setiap harinya anak-anak belajar beberapa mata pelajaran yang berbeda dan biasanya mereka mulai belajar dari jam 7 pagi hingga jam 3 atau bahkan jam 5 sore. Kalau dipikir-pikir memang menjadi beban juga buat anak-anak, karena waktu bermain mereka disita. Belum lagi ada tambahan les yang diberikan orang tua agar anaknya berbakat.

Kita doakan saja ya, semoga kebijakan barunya dapat memberikan dampak yang baik untuk sistem pendidikan di Indonesia.