Usulan Kemenkeu Kepada Erick Thohir Mengenai Subsidi

12

Jakarta, 8 April 2020 – Kementerian Keuangan mempertimbangkan usulan Erick Thohir selaku Menteri BUMN mengenai proses penyaluran subsidi energi. Biasanya, untuk menyalurkan subsidi energi ke masyarakat harus melalui perusahaan BUMN terlebih dahulu. Tapi, terdapat usulan baru dari Kemenkeu agar subsidi tersebut langsung dilimpahkan kepada masyarakat agar bisa membantu perekonomian

Askolani yang menjadi Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan mengatakan bahwa usulan sudah mulai dibahas. Pertimbangan ini dibahas oleh pejabat eselon dengan Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri Keuangan untuk mencapai keputusan yang terbaik dan tidak ada pihak yang dirugikan.

Walaupun persoalan ini sudah dibahas, Kementerian Keuangan mengaku masih belum bisa mengambil keputusan dan membutuhkan banyak waktu untuk mendapatkan keputusan terbaik, terutama untuk masyarakat. Kementerian Keuangan akan berpikir dengan waktu yang ada dan berharap bisa memberikan solusi yang terbaik untuk rakyat Indonesia.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan juga mengatakan bahwa perlu pemikiran yang matang. Karena, keputusan ini tidak hanya digunakan dalam jangka pendek saja, melainkan untuk jangka panjang yang tentunya tidak merugikan. Diharapkan jika memang skema harus diubah, maka keputusan ini bisa menjadi perubahan lebih baik untuk bidang yang lainnya.

Askolani menambahkan apabila pembahasan bisa diselesaikan dengan lebih cepat, maka pemerintah bisa menuliskan perubahan skema ini dalam RAPBN 2021. Dengan begitu, kemungkinan besar perubahan skema dalam penyaluran subsidi energi bisa langsung diterapkan lebih cepat, yaitu tahun depan.

Beberapa bidang yang diharapkan perubahannya adalah bidang sosial, kesehatan, dan perekonomian. Terutama perekonomian yang dimaksud disini adalah semua orang yang menjalankan usaha menengah kebawah. Untuk saat ini semakin mewabahnya COVID-19 para pemilik usaha kecil tersebut benar0benar membutuhkan peran secara langsung dari pemerintah.

Karena, dampak dari virus corona ini sangat berpengaruh terhadap kondisi perekonomian para UMKM di tingkat menengah kebawah. Kalangan masyarakat dengan kondisi perekonomian bawah ini sangat merasakan dampak buruk dari adanya virus corona ini.

Alasan Erick Thohir mengusulkan perubahan skema ini adalah agar para pengusaha plat merah lebih memfokuskan pada aksi korporasi saja. Terkhusus untuk melangkah menuju bisnis yang lebih maju. Selain itu, usulan ini dibuat juga agar semua perusahaan BUMN tidak lagi ada di posisi window dressing di pasar saham. Keadaan seperti ini seringkali terjadi ketika semua harga saham di bursa mengalami kenaikan.

Jadi, untuk mengatasi hal ini menurut Erick tidak ada salahnya jika subsidi langsung diberikan ke rakyat saja tanpa melalui perantara BUMN. Ia meyakini bahwa dengan perubahan skema seperti itu akan lebih efisien dan memudahkan semua pihak.