Tunggal Putra PBSI Dituntut untuk Bisa Mencontoh Sikap Dewasa Lee Chong Wei dan Lin Dan

7

Indonesia memiliki banyak atlet muda bertalenta. Contohnya adalah atlet badminton dari sektor tunggal putra yaitu Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.

Namun kedua tunggal putra ini masih memiliki masalah pada konsistensi dan sikap kedewasaannya. Sehingga membuat mereka terkadang terlihat seperti terombang ambing.

Bahkan Susy Susanti yang menyadari hal tersebut ikut berkomentar, “Mereka harus tahu kalau menang karena apa, kalau kalah karena apa. Dengan mengetahui itu, pola permainan, cara dan strategi mereka akan lebih matang. Contohlah Lin Dan, Lee Chong Wei, maupun Chen Long,” begitu ungkapnya saat diwawancarai pada hari Senin (8/4/2019).

Dengan kata lain, Susy Susanti ingin kedua tunggal putra PBSI ini agar bisa mencontoh sikap dewasa, dedikasi, kerja keras, dan konsisten atlet lawas perwakilan dari Malaysia dan Tiongkok ini.

Anda tentu tahu atlet Lee Chong Wei dan Lin Dan ini adalah pemain badminton yang sudah cukup lama bergelut di sektor tunggal putra. Namun, konsistennya mereka dalam mempertahankan gelar juara masih bisa terlihat jelas.

Setidaknya Indonesia saat ini memiliki dua putra bangsa yang selalu digadang-gadang mampu membawa kemenangan di setiap kompetisinya.

Seiring berjalannya waktu Susi ingin kedua atlet harapan ini bisa semakin dewasa dan bisa lebih konsisten dalam semua pertandingan.

Mereka berdua ini harus bisa lebih meyakinkan mata Indonesia bahwa mereka mampu menjadi harapan bangsa. Beberapa tahun ini ada pencapaian yang mereka peroleh, di tahun 2017 Jonatan Christie berhasil membawa pulang medali emas pada kompetisi SEA Games dan di tahun 2018 medali emas di kompetisi Asian Games.

Anthony pula membawa gelar juara di kompetisi China Open 2018.

“Mereka masih perlu kematangan dan kerja keras. Kita harap dengan berjalannya waktu Jonatan, Ginting, dan mungkin Vito (Shesar Hiren Rhustavito—red) bisa memantapkan dan mematangkan diri untuk bisa meraih gelar juara,” Lanjut Susy kemudian.

“Hal itu penting untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka. Karena tujuan utama yang paling besar pasti di Olimpiade,” ungkapnya lagi.

Sektor tunggal putra di kompetisi Singapore Open 2019 akan diadakan pada tanggal 9 hingga 14 April. Pada kesempatan ini, PBSI mengutus Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Ihsan Maulana Mustofa, dan Shesar Hiren Rhustavito untuk berkompetisi. Semoga mereka berhasil membawa kemenangan.

Terus pantau artikel selanjutnya ya, karena akan ada informasi penting lainnya dan hanya Anda temukan di Doripos.com. Semoga bermanfaat.