Tips Merawat Kopling yang Wajib Dilakukan Agar Mobil Awet

98

Di era globalisasi, mobil bukan lagi merupakan transportasi mewah yang hanya bisa dijangkau sebagian orang akan tetapi merupakan salah satu kebutuhan penunjang yang penting bagi kehidupan manusia. Tidak heran jika setiap tahunnya penjualannya selalu meningkat.

Mobil sebagai sarana transportasi harus dirawat secara berkala agar performanya optimal. Salah satu bagian dalam mobil yang tidak boleh disepelekan adalah kopling. Kopling merupakan salah satu komponen vital yang harus dirawat terutama pada mobil manual. Meskipun merupakan komponen vital, perawatannya tidak sulit. Apalagi pada mobil yang masih baru dibawah 100.000 km.

Angka tersebut merupakan patokan bahwa kopling masih normal berfungsi dengan baik terkecuali jika pengendara mobil kurang terampil dalam mengendarai atau medan yang ditempuh agak berat misalnya jalan menanjak, jalan terjal atau yang lain.

Kopling pada mobil manual terletak di antara transmisi dan mesin serta berfungsi untuk memutus dan menyambung tenaga yang dikeluarkan oleh mesin ke bagian roda melalui transmisi. Meskipun mempunyai fungsi yang penting namun kopling pada mobil juga dapat mengalami berbagai masalah misalnya umur kopling yang sudah lama ataupun cara pemakaian mobil yang kurang tepat. Masalah-masalah lain yang bisanya umumnya terjadi yaitu:

  1. Kopling yang selip, sehingga menyebabkan kendaraan kurang bertenaga, boros bahan bakar dan tidak berjalan dengan maksimal.
  2. Kopling yang jeblos, sehingga menyebabkan tuas transmisi tidak dapat dipindahkan dikarenakan kabel kopling yang putus, silinder kopling yang bocor dan lain-lain.
  3. Kopling mobil yang lengket, sehingga mengakibatkan tuas transmisi tidak dapat dipisahkan dari pelat kopling dan mesin. Apabila Anda mengabaikan hal ini maka akibatnya bisa cukup fatal. Mulai dari kerusakan ke bagian lainnya hingga mengancam keselamatan ketika berkendara. 
  4. Lakukan pemeriksan pada sistem kopling apakah terjadi kebocoran pada minyak kopling terutama bagian bawah kopling. Bagian bawah kopling sering terjadi kebocoran jika kopling diinjak terlalu berat.
  5. Lakukan pemeriksaan rutin pada pedal kopling supaya pas dan tepat saat diinjak. Tekanan pedal kopling yang berat tentunya akan menganggu anda dalam mengemudi bahkan kaki akan terasa pegal karena kopling mobil yang berat.
  6. Lakukan penyetelan pada tekanan kopling. Biasanya pada kopling yang sudah rusak tekanannya akan menjadi lebih berat saat ditekan.
  7. Hindari meletakkan kaki terus menerus pada kopling saat mobil berjalan. Hal ini bisa mengakibatkan keausan yang lebih cepat terutama pada bagian release bearing dan pelat kopling.
  8. Saat mobil berjalan di jalan menanjak atau terjebak macet, hindari menggunakan teknik setengah kopling untuk mempertahankan mobil pada posisinya. Sistem dan plat kopling akan rusak bahkan terbakar. Mesin mobil akan terasa bergetar sehingga membuat kerja karet penahan mesin menjadi terganggu. Hal ini juga menyebabkan umur kampas kopling lebih pendek karena akan mengalami penipisan. Jika terjadi keadaan yang demikian sebaiknya gunakan handrem atau rem tangan.
  9. Saat mobil akan melaju dan melepas tekanan pada pedal kopling sebaiknya dilakukan dengan halus, jangan kasar. Jika dilakukan dengan kasar dapat mengakibatkan kerusakan terutama bagian torsion dumper yang ada di plat kopling.

Setelah mengetahui masalah dan cara merawat kopling dengan benar, maka Anda bisa melakukannya sejak pertama kali memiliki mobil sehingga mobil lebih mudah diperbaiki dan tidak terjadi masalah yang fatal.