Thomas Cook Bangkrut, Penumpangnya Akan Dipulangkan Gratis

15
Thomas Cook Bangkrut, penumpangnya akan dipulangkan gratis

Thomas Cook, perusahaan travel tertua di dunia akhirnya bangkrut. Otoritas penerbangan sipil Inggris (CAA) langsung segera menghentikan operasional perusahaan tersebut.

Dampak gulung tikarnya Thomas Cook memicu repatriasi terbesar pasca perang yang pernah ada. Pemerintah harus membawa pulang lebih dari 150.000 turis inggris yang tersebar di berbagai penjuru dunia.

Sebagai kepala eksekutif perusahaan, Peter Fankhauser hanya bisa menyesalkan kejadian ini. Seraya meminta maaf kepada jutaan pelanggan dan ribuan karyawannya.

Ada sekitar 22.000 pekerjaan berada dalam risiko di seluruh dunia, termasuk 9000 di inggris.

Sekretaris Transportasi Grant Shapps mengatakan keruntuhan perusahaan adalah “berita yang sangat menyedihkan bagi staf dan wisatawan”.

Dia mendesak para petugas untuk memberi wisatawan pengertian di tengah tugas “besar” untuk membawa mereka pulang.

Shapps telah mengumumkan bahwa pemerintah dan CAA telah menyewa puluhan pesawat sewaan untuk menerbangkan pelanggan ke rumah tanpa biaya.

Operasi darurat ini yang diberi nama sandi Operasi Matterhorn, bertujuan untuk membawa pulang warga Inggris yang sedang berlibur.

Pemerintah telah menyewa 45 pesawat untuk menjalankan misi tersebut dengan 64 rute penerbangan.

Pada hari Minggu, pesawat kosong sudah mulai diterbangkan ke luar negeri, siap untuk membawa wisatawan Inggris kembali ke Inggris pada hari Senin.

Semua pelanggan yang saat ini di luar negeri telah dijadwalkan untuk kembali ke Inggris selama dua minggu ke depan. Mereka akan dibawa pulang “sedekat mungkin” dengan tanggal pulang sesuai yang mereka pesan dulu.

Koresponden transportasi BBC Tom Burridge mengatakan 16.000 wisatawan sudah dipesankan tiket pulang. Pihak berwenang berharap setidaknya 14.000 dari mereka bisa segera pulang dengan pesawat charter-an.

Di lansir dari laman BBC, pemerintah Inggris sebenarnya telah dimintai dana bailout sebesar 250 juta poundsterling,  yang pada akhirnya ditolak. Alasan penolakan tersebut karena pemerintah khawatir dana tersebut hanya cukup membuat Thomas Cook bertahan sementara dan kemudian kembali terlilit masalah yang sama.

Hutang perusahaan dianggap sudah terlalu besar sehingga diperkirakan sulit bertahan hidup dalam jangka waktu lama.

Berseberangan dengan keputusan pemerintah. Kanselir bayangan John McDonnell mengatakan kepada BBC seharusnya pemerintah menyelamatkan Thomas Cook, sebatas untuk menstabilkan situasi, sambil membuat rencana matang untuk masa depan perusahaan.

Sementara itu, Perdana Menteri Boris Johnson berjanji segenap tenaga membantu pemulangan warganya sambil mempertanyakan keseriusan perusahaan Thomas Cook mengatasi masalah ini.

Bagaimana pun juga, kejadian yang menimpa perusahaan yang telah berdiri sejak 1841 ini telah menyita perhatian dunia.

Sumber: BBC