Ternyata Ini Teknologi yang Digunakan Dalam Proses Pembuatan Kain

1045

Manusia selalu membuat inovasi dan kemajuan dalam setiap aspek kehidupan. Salah satu kemajuan yang tidak pernah berhenti adalah pembuatan kain.

Pembuatan kain yang merupakan bahan utama pakaian selalu dikembangkan agar menghasilkan kain yang lebih berkualitas dengan waktu yang lebih singkat.

Adapun beberapa teknologi yang digunakan dalam proses pembuatan kain adalah sebagai berikut:

1. Alat pemintal benang

Alat pemintal benang yang digunakan dalam proses pembuatan kain bisa berupa alat pemintal benang tradisional maupun modern.

Mesin pemintal benang pertama kali ditemukan di India pada tahun 500 hingga 1000 Masehi. Mesin pemintal benang ini terus menyebar hingga ke Eropa dan menjadi cikal bakal pembuatan mesin pemintal benang modern.

Alat pemintal benang berfungsi untuk membuat benang yang  menjadi bahan utama pembuatan kain. Alat ini akan memisahkan serat yang menjadi bahan dasar pembuatan benang.

Alat pemintal benang sendiri memiliki berbagai macam jenis sesuai dengan bahan yang akan dipintal. Beberapa alat pemintal benang yang biasa digunakan adalah mesin blowing, mesin carding, mesin drawing, mesin ring spinning, mesin roving, dan mesin winding.

Cara penggunaan mesin pemintal benang modern cukup mudah, yakni dengan memasukkan jenis serat ke dalam mesin, baik itu polyester, kapas, atau rami. Lalu jalan mesin blowing dan carding.

Hasilnya akan berupa sliver carding yang dimasukkan ke dalam mesin drawing lalu ke mesin roving. Hasil dari mesin roving dilanjutkan ke mesin ring spinning yang akan dibentuk menjadi bobin cop. Bobin cop inilah yang menjadi cikal bakal benang.

2. Alat penggulung benang

Teknologi selanjutnya yang biasa digunakan dalam proses pembuatan kain adalah alat penggulung benang. Alat penggulung benang berfungsi untuk menggulung benang yang telah diproduksi sebelumnya.

Alat penggulung benang ini akan menggulung bobin cop menjadi benang sempurna. Alat penggulung benang biasanya disebut mesin winding. Mesin winding akan menggulung secara otomatis hasil output dari mesin ring spinning yang berupa bobin cop.

3. Alat tenun

Alat tenun yang digunakan dalam proses pembuatan kain bisa berupa alat tenun bukan mesin maupun alat tenun berupa mesin. Alat tenun berfungsi untuk mengubah benang menjadi kain.

Teknik dasar dalam semua jenis alat tenun baik tradisional maupun modern adalah memasang benang lungsin sehingga dapat diselipkan benang pakan diantara benang lungsin tersebut.

Alat tenun tradisional pertama kali ditemukan di Mesir pada tahun 4000 SM. Saat itu, alat tenun masih menggunakan tangan dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membuat satu helai kain.

Kini alat tenun telah berevolusi menjadi mesin tenun yang mampu menghasilkan kain dalam waktu singkat dengan hasil yang lebih banyak dan berkualitas. Hanya saja ukuran mesinnya pun lebih besar dibandingkan alat tenun tradisional.

Itulah 3 teknologi utama yang digunakan dalam proses pembuatan kain. Proses pembuatan kain semakin di inovasi demi memenuhi keinginan dari setiap permintaan konsumen. Namun meskipun mesin pembuat kain semakin modern, teknik dasar yang digunakan pada setiap teknologi adalah sama.

Demikianlah artikel tentang teknologi dalam proses pembuatan kain yang singkat ini. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua dan menambah wawasan kita. Terima kasih.