Ternyata Agama Hindu Memaknai Puasa Dalam 3 Hal Ini Loh, Yuk Cari Tahu!

197

Dalam hindu puasa yang berarti upa dan wasa berasal dari bahasa sansekerta. Upa yang berarti dekat atau mendekat dan wasa yang berarti Tuhan Yang Maha Esa. Makna puasa sendiri sama dengan agama lain yaitu menahan haus dan lapar, agar kita merasakan bagaimana menjadi orang miskin yang kekurangan, dan menghapus dosa.

Bukan hanya itu saja, dalam hindu berpuasa juga menahan hawa nafsu Indria, dan dapat dijadikan sebagai bentuk pengendalian diri. Tidak sedikit orang hindu mengerti akan aturan puasa dalam kitab veda. Untuk menjalankan puasa tentunya ada beberapa aturan yang harus di lakukan agar puasa dapat diterima Tuhan Yang Mahas Esa.

Menurut penuturan Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda, seseorang yang ingin berpuasa terkadang memiliki tujuan yang ingin di capai. Contohnya saja seperti orang yang ingin mencari kesucian, dan ilmu untuk kesaktian. Ini artinya, dalam ajaran agama hindu berpuasa tidak harus hari tertentu saja. Syarat untuk puasa adalah jangan ada hal transaksional.

Puasa yang dalam agama hindu adalah barata yang memiliki arti pencarian kesaktian dengan itikad berpuasa banyak dilakukan oleh orang-orang pada zaman dahulu. Telah di jelaskan di atas, makna puasa adalah sebagai pengendalian diri dari hawa nafsu duniawi.

Puasa atau brata yang di sering dilakukan oleh agama hindu adalah brata ekadasi. Brata Ekadasi adalah puasa yang di laksanakan pada hari ke sebelas terhitung yang dimulai dalam hitung sehari setelah bulan purnama atau bulan mati untuk hari pertama puasa dan lusa yang terhitung haru kedua dan sampai seterusnya hingga hari kesebelas tiba.

Dalam agama hindu brata ekadasi merupakan puasa keramat yang percaya sebagai penebus dosa, dapat merubah nasib, meningkatkan kekuatan batin, dan semakin dekat dengan Tuhan. Berikut ini puasa yang biasa dilakukan dalam agama hindu adalah

1. Puasa Tidak Wajib

Puasa yang tidak wajib dalam agama hindu adalah pada hari suci seperti odahan, bua kliwon, dan anggara kasih. Aturan puasa ini biasanya dilaksanakan pada siang hari atau seharian penuh. Untuk perhitungan puasa adalah sejak fajar sampai fajar selanjutnya.

2. Puasa Pada Upacara Tertentu

Dalam agama hindu terdapat juga puasa yang dilakukan hari tertentu, misalnya saja setelah mawiten atau mediksa. Puasa ini hanya dilakukan selama tiga hanya dengan makan nasi kepel dan air kelungah nyuhgading.

3. Puasa Untuk Sesuatu Hal

Orang hindu kebanyakan suka bersemedi dan meditasi. Hal tersebut bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Sang Hyang Widhi Wasa. Syaratnya yaitu berpuasa tidak pada hari rerainan dengan berpuasa tidak makan dan tidak minum selama 1 hari 1 malam.

Dalam berpuasa, tidak di wajibkan bagi wanita yang sedang haid. Dan tidak ada perbedaan berpuasa bagi wanita dan pria, semuanya sama dengan aturan yang di tetapkan.