Terlalu Banyak Makan Kentang Goreng, Pemuda di Inggris Mengalami Kebutaan

16
Terlalu Banyak Makan Kentang Goreng, Pemuda di Inggris Mengalami Kebutaan

Seorang pemuda di Inggris kehilangan kemampuan penglihatannya karena terlalu banyak mengonsumsi keripik dan kentang goreng bertahun – tahun. Para peneliti dari Universitas Bristol meneliti kasus ini dan telah memperingatkan bahaya dari makanan kurang sehat tersebut. Kasus tersebut mucnul dari remaja yang tidak disebutkan namanya dimana dirinya mengkonsumsi kentang goring setiap hari dari restoran selama bertahun – tahun.

Dirinya memakan keripik kentang, roti tawar, ham olahan dan sosis sejak SD. Dirinya juga mengakui menghindari berbagai makanan dengan tekstur tertentu. Remaja tersebut mengeluhkan kelelahan saat mengunjungi dokter pada usia 14 tahun.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa dirinya memiliki indeks masa tubuh (BMI) dan tinggi yang normal serta tidak ada tanda kekurangan gizi. Dokter menemukan bahwa diririnya memiliki anemia dan kekurangan vitamin B12 yang kemudian diberikan suntikan obat vitamin B12 dan diberi saran diet. Setahun kemudian, ia pun mempunyai kehilangan kemampuan pendengaran dan penglihatan.

Pada usia 17 tahun, dokter menemukan bahwa dirinya mempunyai gejala kebutaan yang semakin parah. Pihak Universitas Bristol menemukan remaja itu kekurangan vitamin B12. Penurunan level tembaga, selenium dan vitamin D, peningkatan zat besi dan penurunan kepadatan tulang.

Para peneliti di sekolah kedokteran Bristol dan Rumah sakit Mata Bristol yang meneliti kasus tersebut, menyatakan bahwa remaja tersebut mengalami neuropati optic gizi adalah terjadinya gangguan disfungsi saraf penglihatan karena kurangnya nutrisi dalam tubuh. Menurut Denize Atan bahwa kasus tersebut menekankan pada dampak dari menu makanan terhadap kesehatan mata, fisik dan fakta asupan kalori dan BMI tidak dapat diandalkan dari status nutrisi.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan hasil bahwa kekurangan mineral menyebabkan kebutaan dalam kasus tersebut. Para peneliti memperingatkan bahwa neuropati optic gizi lebih banyak terjadi karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan cepat saji dan menambahkan suplemen untuk menghindari dari kekurangan vitamin B12 bagi masyarakat yang menjalani diet vegan. Para peneliti tersebut juga menyarankan agar para dokter menanyakan riwayat diet kepada pasien saat pengecekan medis rutin.

Dr Denize Ata yang menangani pemuda tersebut mengatakan bahwa menu makanan pemuda tersebut adalah kentang goring setia harinya. Pemuda tersebut juga mengemil keripik dan kadang kala roti putih dan sesekali ham. Sama sekali tidak ada buah dan sayur. Dr Atan menambahkan nbahwa pemuda tersebut menghindari makanan tertentu dengnan tekstur tertentu yang tidak dapat ia tolerir.

Sehingga, hanya kentang goring dan keripik makanan yang bisa dia tolerir dan makan. Menurut Dr Atan bahwa pemuda tersebut mempunyai titik buta pada bagian tengah penglihatannya. Itu artinya dia akan kesulitan membaca, menonton acara TV atau mengenali wajah. Dr. Atan mengatakan bahwa kondisi tersebut tidak lazim tetapi dirinya menyarankan para orang tua paham potensi ancaman yangditimbulkannya.

Sumber:cnnindonesia.com, bbc.com