Tak Bisa Menulis? Mulailah Dari Menuliskan Catatan Harian

16

Banyak orang yang sekarang ini mulai tertarik dengan dunia penulisan. Selain melalui gambar bergerak (baca: video), tulisan juga mengambil peran penting dan sangat strategis dalam mengubah mind set seseorang atau kelompok. Bahkan hal yang marak saat ini, ‘hoaks’, kebanyakan dalam bentuk tulisan.

Lahirnya UU ITE bukan hanya disebabkan tersebarnya video-video bohong, melainkan juga tersebar luasnya tulisan-tulisan yang berkualitas buruk, informasi palsu, dan provokatif yang meluluh lantakkan tatanan kehidupan bermasyarakat. Apatah lagi, media sosial yang tak terbatas ruang dan waktu, diakses oleh siapa saja tanpa kontrol sudah menjadi ‘bom waktu’ yang kapan saja bisa meledak.

Untuk itu, kemahiran menulis merupakan skill penting dan urgen yang harus mendesak untuk dimiliki generasi hari ini. Selain keakuratan informasi, kemahiran menuliskan menjadi bahasa yang benar dan mampu memengaruhi pembaca juga merupakan hal yang penting.

Untuk mencapai hal tersebut, dibutuhkan kesabaran dalam melakukan pengeditan, membaca ulang dan latihan terus-menerus. Selain itu, kesabaran dalam menulis juga sangat dibutuhkan, agar bisa menghasilkan tulisan yang berkualitas dan enak dibaca.

Ada orang yang sangat ingin mahir menulis, tapi menjadi buntu saat ia tak tahu harus memulai tulisannya. Ini biasa terjadi bagi orang-orang yang belum terbiasa menulis. Tapi tidak perlu merasa risau! Cara paling sederhana dalam mengalirkan ide/ gagasan dalam tulisan dapat dimulai dengan menuliskan catatan harian.

Mulailah dari menuliskan segala hal yang pernah dialami sepanjang hari. Bahasakan saja tulisan itu dengan bahasa yang dekat dengan Anda. Jika sulit untuk menulis dengan kaidah yang benar secara penulisan, tak perlu sungkan dan malu, tuliskan saja seenak yang Anda rasa.

Boleh juga gunakan bahasa local atau bahasa daerah, selagi itu membuat Anda nyaman dalam menuangkan perasaan Anda sebagai penulis. Saat Anda konsisten dan sabar dalam melakukan treatment ini, pelan-pelan Anda akan mulai merasakan irama dan warna tulisan Anda.

Setelah sekian lama menulis catatan harian, Anda akan terbiasa menulis dan cobalah mulai mengalihkannya ke dalam essai sederhana. Maka Anda akan mulai menikmati menuliskan tulisan Anda.