Tagar #Layanganputus Jadi Trending Topik, Ada Cerita Apa Sebenarnya?

30

Tagar #layangputus dan #layanganputus menjadi sorotan publik di sosial media kemarin hingga hari ini. Banyak warganet yang berlomba-lomba membuat cuitan dengan tagar kedua kalimat tadi. Sebenarnya apa sih layangan putus itu ?

Layangan putus merupakan salah satu judul tulisan yang ditulis oleh seorang pengguna akun sosial media di Facebook. Setelah berita ini viral, banyak warganet terutama kaum wanita yang menangis dan bahkan geram saat membaca cerita ini. Bagaimana tidak, cerita ini diambil dari pengalaman hidup seorang wanita yang memiliki 4 orang anak yang kemudian ditinggal suaminya demi wanita lain.

Suami yang meninggalkan istri dan 4 orang anaknya tersebut merupakan salah satu youtuber yang terkenal dengan sifat kereligiusannya dan selalu membuat konten-konten dakwah. Selain itu berita terakhir mengabarkan, bahwa dirinya menikah diam-diam dengan salah satu selebgram.

Keduanya melakukan pernikahan secara diam-diam dengan alasan demi mempertahankan hijrahnya si perempuan selebgram tadi. Mereka menghilang selama 12 hari tanpa memberikan kabar apapun.

12 hari berlalu si suami pulang ke rumah dan mengabarkan bahwa dirinya telah menikah lagi dengan wanita lain. Merasa dikhianati cintanya, perempuan yang menuliskan ‘layangan putus’ tersebut memilih bercerai dan berjuang menghidupi anaknya sendiri.

Hingga berita ini viral, belum ada klarifikasi dari pihak manapun. Sehingga kita juga masih bertanya-tanya apakah cerita ini nyata adanya ataukah fiktif belaka?

Nah warganet yang budiman, yuk kita ambil cerita dari dua benang merah yang kusut. Jangan ambil satu bagian cerita, kita juga perlu mendengarkan beberapa cerita dari beberapa pihak yang lain yang bersangkutan juga.

Sejatinya pernikahan dibangun oleh dua insan yang memiliki komitmen untuk saling memberi dan menerima kekurangan satu sama lain atau pendek katanya saling melengkapi. Namun, jika pernikahan didasari kebohongan dan pengkhianatan apakah masih pantas kita sebut pernikahan? Membangun rumah tangga itu juga perlu berjuang bersama antara suami dan juga istri. Jika yang berjuang hanyalah sendiri atau di satu pihak. Apakah yakin rumah tangga yang diidamkan dapat terwujud sebagaimana mestinya?

Kenapa nggak dipertahankan aja sih, sayang kan kalau retak di tengah jalan. Siapa sih yang mau pernikahannya kandas ataupun retak di tengah jalan? Siapa juga yang mau menikah tapi ada pengkhianatan di dalamnya? Siapa sih yang tidak ingin punya rumah tangga yang harmonis? Semua itu dambaan orang. Tinggal bagaimana kita membangun komitmen yang sudah disepakati di awal pernikahan.