Sudut Pandang Eskatologi Menurut Kepercayaan Agama Hindu

40
Eskatologi Agama Hindu

Hari kiamat tentunya diyakini oleh semua manusia yang hidup di dunia ini. Begitu pun dengan agama yang diyakini setiap orang seperti islam, Kristen,Budha dan lain-lain. Banyak orang yang beranggapan bahwa hari akhir akan datang tapi entah kapan waktunya. Dan kejadian itu tidak satupun orang yang mengetahuinya. Kiamat digambarkan dengan kerusakan muka bumi yang akan musnah dan manusia akan dimatikan.

Dalam filsafat hari akhir dinamakan dengan Eskatologi yang artinya yang berkaitan dengan peristiwa-peristiwa pada masa depan dalam sejarah dunia, atau nasib akhir dari seluruh umat manusia, yang biasanya dirujuk sebagai kiamat (akhir zaman). Beberapa agama seperti agama Hindu hal ini diajarkan pada kitab suci dan cerita rakyat. Arti yang luas ekstalogi dalam agama Hindu seperti seperti, misalnya Era Mesianik atau Mesias, akhir zaman, dan hari-hari terakhir.

Kehancuran alam semesta ini dipercayai oleh agama Hindu. Dalam ajarannya lebih dikembangkan nama Maha Pralaya. Menurut kepercayaan Hindu hari akhir digambarkan dunia ini tersedot atau mengalami kontraksi bersatu dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan. Agama Hindu menganggap bahwa tuhan saat kiamat datang tidak berwujud bencana alam seperti gempa bumi, Tsunami dan gunung meletus.

Tuhan akan secara langsung menghancurkan semua yang ada di bumi secara sekejap. Wujud yang digambarkan nantinya berwujud seperti niskala yang dunia beserta isinya akan hilang begitu saja. Dan saatnya tiba Bhatara Brahma akan mengakhiri semua kerjanya dan menghilangkan karma yang telah didapat oleh manusia.

Setelah kiamat terjadi maka manusia akan memasuki dunia yang disebut Brahma Nata atau malam hari. Sedangkan saat ini manusia berada Brahma Diwa atau siang hari. Akan tetapi di agama Hindu proses tersebut terjadinya kiamat tidaklah cepat butuh proses siang hari Brahma melewati 14 yuga atau siklus. Satu yuga terdiri dari empat zaman, yaitu kertayuga, tretayuga, dwaparayuga dan kaliyuga.

Untuk melewati maha Pralaya manusia harus melewati 14 kali kertayuga, 14 kali tretayuga, 14 kali dwaparayuga, dan 14 kali kaliyuga. Untuk pendapat tentang kiamat agama Hindu punya keyakinan yang berbeda dari agama lainnya. Menurut paham Siwa Sidhanta manusia tidak perlu khawatir tentang adanya kiamat. Bahkan dalam Siwa Sidhanta mengatakan bahwa saat kiamat tidak ada surga ataupun neraka. Semua akan bergabung menjadi satu Ida Sang Hyang Widhi Wasa, atau dalam kata lain moksa.

Jadi , menurut agama Hindu manusia tidak perlu khawatir ketika terjadi kiamat. Manusia yang jahat akan dimasukkan kedalam neraka yang kekal. Sedangkan manusia yang baik akan dimasukkan secara otomatis ke surga. Sebab, alam material habis kembali kepada sumbernya, Panca Tan Mantra.Alam pikiran juga akan tersedot menuju alam Brahma. Saat kiamat semua akan kembali kepada Tuhan yang menciptakan.