Sering Jatuh Di MotoGP, Ini Tanggapan Marc Marquez

45

Marc Marquez merupakan pembalap MotoGP dari Tim Repsol Honda. Selama perjalanannya di MotoGP ia memiliki ceritanya sendiri. Sering ditemukannya Marc Marquez jatuh di lintasan MotoGP saat balapan. Namun, meski sering jatuh di arena balapan, ia mengaku tidak berkecil hati. Hal ini dikatakannya membuat dirinya lebih dewasa di kehidupan maupun di arena balapan.

Di dua musim terakhir, Marc Marquez memiliki catatan sebagai pembalap yang sering mengalami jatuh di arena balapan. Dan pada tahun 2017, Marc Marquez memiliki catatan kecelakaan atau jatuh di arena balapan terbanyak sebanyak 27 kecelakaan. Hal inilah yang menjadi masalah Marc Marquez.

Meski demikian,di tahun 2018 Marc Marquez memiliki catatan kecelakaan turun menjadi 23. Namun hal ini tetap menjadikan dirinya sebagai pembalap yang sering jatuh di arena balapan.

Meski Marc Marquez sering mengalami jatuh di MotoGP. Hal ini membuat Marc Marquez tetap mengukuhkan dirinya menjadi pembalap MotoGP terbaik di juara dunia dua tahun berturut-turut. Selain itu, prestasi yang menakjubkan. Hal ini juga membuatMarc Marquez menegaskan dirinya bahwa ia tidak akan masalah dengan berbagai kecelakaan yang dialaminya asalkan ia mampu meraih gelar juara dunia.

Marc Marquez juga mengakui bahwa yang terpenting bagi dirinya adalah juara dunia. Hal itu menjadi penting bagi Marc Marquez. Ia tidak masalah dengan kecelakaan yang dia alami. Marc Marquez hanya berharap bahwa dirinya akan diingat dengan banyak orang dengan gaya balapnya, kepribadiannya dan ambisinya saat berada di arena balapan.

Marc Marquez juga mengaku dirinya sering terjatuh di arena balapan karena dari ambisinya yang tinggi dalam menginginkan kemenangan balapan tersebut. Tidak heran jika penampilannya dengan gaya agresifnya ini membuat dirinya sering terjatuh, terlebih saat sesi latihan.

Marc Marquez juga mengaku bahwa balapan yang ia jalani adalah ambisinya, jika ia memiliki 18 pertemuan, maka ia berambisi untuk jatuh 18 kali. Hal ini menurutnya dapat mencapai tujuannya. Marc Marquez juga mengaku bahwa dengan ambisi itu artinya akan memberikan segalanya di lintasan balapan.

Dalam beberapa situasi, Marc Marquez menyadari bahwa dirinya akan jatuh. Namun, pembalap tim repsol Honda ini terus berusaha agar keadaannya tetap stabil. Hal ini menjadikan pelajaran hidup Marc Marquez bahwa ia harus mengendalikan diri dan belajar menjadi sosok yang dewasa.

Marc Marquez terkadang menyadari dirinya akan jatuh. Ia mengakui bahwa dirinya akan melampaui batas, namun ia tidak melepaskannya karena pembalap lain bisa saja akan lebih cepat darinya.

Marc Narquez mengaku bahwa ia harus belajar untuk mengendalikan diri dengan mengetahui batas diri masing-masing. Marc Marquez juga mengaku bahwa hal tersebut menjadipengalaman yang menjadikan dirinya untuk lebih dewasa baik di arena balapan maupun dikehidupan pribadi.