Sepeda Dengan Listrik Migo Lolos Uji Tipe Kendaraan

7

Sepeda listrik Migo disewakan di kawasan Krukut taman, Jakarta Barat. Migo ini sudah dilakukan pengujian tipe kendaraan bermotor yang berlangsung di Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Hasilnya, pihak dari Kemenhub menyampaikan bahwa sepeda motor ini sudah lewat uji tipe kendaraan pada bulan Oktober lalu.

Budi Setiyadi sebagai Direktur Jenderal Perhubungan  Darat Kemenhub juga mengatakan  pada Selasa, 19 November 2019 bahwa sepeda motor listrik yang dikenal dengan nama Migo ini telah melewati proses uji tipe dan kini sudah lolos uji tipe kendaraan.

Uji tipe sendiri ialah pengujian yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan  mengenai rancangan dari suatu desain kendaraan bermotor. Salah satu yang diuji ialah sepeda motor Migo. Sertifikat diberikan kepada kedaraan yang lolos pengujian ialah Sertifikat Uji Tipe (SUT).

SUT juga salah satu syarat kendaraan tersebut boleh beredar di masyarakat. Sertifikat ini penting agar motor tersebut dapat didaftarkan ke kantor kepolisian hingga bisa memperoleh STNK (Suart Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) lengkap dengan pelat nomornya.

Sementara itu, meskipun SUT sudah didapatkan oleh sepeda motor Migo, tetapi sampai kini Migo sendiri belum mengajukan SRUT ini. Oleh karena itu, Migo belum dapat beroperasi di jalanan khususnya jalan umum. Jika tetap dilakukan, maka terima saja resiko tilang dari pihak polisi lalu lintas.

Meskipun Sukamdani, sebagao Manajer Operasional Migo yang ada di Jakarta sudah dihubungi terkait uji tipe ini, namun hingga kini belum ada respon yang bisa diterima. Pengujian tipe sepeda motor listrik ini diharapkan dapat menyelesaikan polemic yang beredar di lingkungan. Apalagi bisnis sewa sepeda motor listrik Surabaya ini sudah diperhatikan oleh kepolisian saat proses ekspansi ke Jakarta.

Namanya memang sepeda listrik yang dicirikan dari pedal yang dimiliki sepada Migo ini. Namun, Migo juga didesain seperti skutik yang dekat di kalangan masyarakat. Sehingga masyarakat juga menganggap bahwa Migo sendiri ialah sepeda motor.

Operasi Migo pun sudah dilakukan di jalan bahkan berbaur dengan berbagai kendaraan lainnya yang dikendarai oleh anak kecil. Tentunya ini sebagian masyarakat risau melihat fenomena yang sedang berlangsung, apalagi anak kecil yang mengendarainya sehingga resiko keselamatan berkendara di jalan raya dapat terganggu.

Sehingga polda Metro Jaya pun menganggap bahwa Migo sendiri tidak mempunyai izin untuk dioperasikan di jalan raya karena belum memperoleh nomor pelat. Ini juga diakui oleh Kemenhub, namun kemarin itu sudah lolos tipe uji.