Selebgram Asal Kuwait Dihujat Setelah Menghitamkan Kulitnya

44

Menjadi seorang selebgram bukan hanya mendatangkan ketenaran dan pujian, tapi juga hujatan. Selebgram yang merupakan sosok publik figure akan selalu mendapatkan sorotan daro netizen. Bahkan tak jarang jika kehidupan pribadi si selebgram pun akan dikorek habis oleh netizen.

Hal inilah yang terjadi pada seorang selebgram asal Kuwait. Selebgram yang merupakan influencer dan beauty vlogger ini mendapatkan hujatan setelah mengunggah sebuah video singkat.

Sang selebgram, Ghadeer Sultan sebenarnya berniat untuk menunjukkan kecantikan dalam perbedaan. Dengan judul ‘We Are The World’, ia membuat sebuah video yang berisikan pesan moral mengenai kecantikan yang dimiliki oleh setiap manusia. Ia menggunakan banyak perubahan wajah dan tubuh yang menyimbolkan bahwa setiap orang memiliki kecantikan tersendiri.

Namun video tersebut justru berujung pada penghujatan. Ia dianggap bersikap rasis akibat salah satu adegan dimana ia menghitamkan seluruh kulit tubuhnya. Beberapa komentar netizen pun membuat geram sang selebgram.

Aku belum pernah menemukan orang yang begitu rasis seperti ini. Kamu dapat menggabungkan beberapa kebudayaan dalam satu potret tanpa menghina yang lain. Sangat tidak mengedukasi” celetuk salah satu akun.

Sedangkan komentar lain pun tidak kalah pedasnya, “Kulitku bukan kostummu.”

Keahliannya dalam menggunakan make up memang tidak diragukan lagi. Ia merupakan influencer make up yang cukup ternama di Kuwait bahkan dunia. Namun sayang, beberapa netizen menganggap bahwa tindakannya tersebut sangat rasis.

Aku tidak rasis. Aku benci rasisme. Apa yang aku lakukan hanya untuk menunjukkan kemampuanku. Aku cinta kalian semua,” jelasnya singkat.

Meskipun beberapa netizen menghujatnya, namun masih ada netizen yang dengan baik hati menjelaskan mengapa hasil karyanya disebut rasis.

Menggelapkan warna kulit dengan sengaja dengan menggunakan cat merupakan salah satu bentuk baru dari tindakan rasis di jaman sekarang,” jelas salah seorang netizen.

“Wajah yang hitam atau berkulit gelap merupakan simbol dari perbudakan yang menjadi sejarah kelam di Amerika Serikat,” tulis netizen lainnya.

Melihat reaksi dari netizen yang menyalahkan si selebgram, hendaknya dapat jadi pelajaran bagi tiap orang untuk lebih berhati-hati dalam memposting sesuatu.