Rumput Gajah Mini, Cara Penanaman dan Perawatannya

17

Setiap kita pasti memiliki rumah idaman, entah besar ataupun kecil, mewah ataupun sederhana. Terlepas dari ukuran, kita semua pasti setuju ingin memunyai rumah yang nyaman nan sejuk. Salah satu cara agar memiliki rumah seperti itu adalah dengan menanam berbagai macam tanaman. Terutama di dalam ruangan. Banyak sekali tanaman hias yang dapat digunakan, seperti bunga lidah mertua, lidah buaya, palem kuning, dan lain-lain.

Lalu bagaimana dengan yang memiliki pekarangan rumah? Tanami saja dengan dua atau tiga pohon, lalu sisanya ditanami rumput. Banyak sekali jenis rumput yang dapat digunakan, seperti rumput gajah mini, peking, manila, babat, dan lain sebagainya. Namun, rumput yang paling banyak ditanam adalah rumput gajah mini.

Rumput gajah mini adalah salah satu rumput yang minim biaya pemangkasan. Daunnya tidak tumbuh ke atas, melainkan menyamping. Lantas, bagaimana cara menanamnya? Mudah saja. Hanya perlu menyiapkan rumput gajah mini, tanah merah, pasir, pacul, dan papan kayu.

Cara menanam rumput gajah mini

  • Pertama-tama cangkullah tanah, lalu keluarkan batu-batuan dan akar-akaran agar tidak mengganggu pertumbuhan rumput. Jangan lupa, buat ketinggian tanah semakin rendah ke arah lubang air. Selanjutnya, timbun tanah tadi dengan tanah merah yang halus dan ratakan dengan papan kayu.
  • Lalu mulailah menanam dengan memecahkan rumput gajah mini menjadi pecahan-pecahan kecil, taruh di atas tanah merah satu persatu. Ingat, prinsip penanamannya adalah daun bertemu daun.
  • Terakhir adalah taburkan pasir yang sudah disaring ke atas permukaan pasir dan tanah. Lakukan hingga tertutup seluruhnya. Setelahnya, siramlah dengan air agar tanaman tidak terlalu tertutup pasir.

Perawatan rumput gajah mini

Jika sudah ditanam dengan benar, maka yang paling penting adalah perawatannya. Merawat rumput gajah mini tidaknya terlalu sulit dan menyita banyak waktu.

  • Jika rumput sudah ditanam selama dua puluh hari, berilah pupuk dasar, seperti pupuk urea. Jangan lupa dengan penyiraman. Cara penyiramannya juga tidak bisa asal-asalan. Lebih baik menggunakan gembor atau semprotan halus daripada gayung, supaya tidak ada genangan air yang membuat tanah menjadi becek. Lakukanlah dua kali sehari. Namun, jika di musing penghujan, tak perlu disiram. Selanjutnya adalah mencabuti gulma-gulma yang tumbuh.
  • Sama seperti tanaman lain, rumput gajah mini juga memerlukan pemangkasan. Pemangkasannya tidak perlu sering, hanya satu atau dua kali setiap bulan. Tujuannya adalah ketika sudah tumbuh lebat, daunnya tetap tertata rapid an terlihat seperti pemardani yang membentang. Syahdan, ketika rumput sudah tumbuh subur, lakukanlah penggemburan tanah. Sebab, ketika sudah tumbuh, biasanya tanah menjadi kering dank keras.
  • Jangan lupa untuk menyiramnya dengan pestisida agar tidak ada hama atau penyakit tanaman yang dapat mengganggu pertumbuhan rumput. Terakhir adalah melakukan peremajaan rumput. Biasanya, jika sudah tumbuh lama, rumput gajah mini akan menguning.
  • Untuk membuatnya menjadi hijau kembali, adalah dengan cara melakukan peremajaan. Caranya adalah dengan cara memotong seluruh rumput dan sisakan sedikit batangnya. Lalu, tunggulah hingga daun tumbuh kembali.

Itulah cara-cara menanam serta merawat rumput gajah mini. Tidak terlalu sulit, kan? Hanya butuh meluangkan tenaga dan waktu sedikit saja. Setelah itu, kalian pasti akan memiliki rumah yang asri, nyaman, dan sejuk.