Rumput Bisa Alami Trauma! Kok Bisa?

28

Halo sahabat Dori! Apakah kalian pernah mencium aroma rumput? Pasti kalian langsung membayangkan pedesaan yang sejuk dengan rerumputan yang bergoyang karena angin. Bagaimana dengan bau rumput yang baru dipotong? Biasanya pasti akan mengeluarkan bau yang khas. Namun apakah kalian tahu bahwa bau khas yang dikeluarkan rumput saat dipotong adalah bau yang yang sebenarnya sedih?

Bau itu sebenarnya adalah bau trauma yang dikeluarkan rumput. Jadi saat rumput dipotong atau terluka ia juga bisa merasakan hal mengancam dan disebut bau trauma. Bau tersebut dalam bahasa ilmiah disebut Green Leaf Volatile (GLF), ini adalah zat bau yang sengaja dikeluarkan sebagai bentuk pertahanan diri.

Ketika rumput terluka saat dicederai oleh hewan ataupun manusia, zat ini akan menjadi pertolongan pertama bagi daun itu sendiri. Zat ini akan membentuk sel-sel baru, mempercepat penyembuhan luka, mencegah infeksi dan munculnya jamur.

Ada fakta unik menarik lainnya juga! Ada satu zat GLV yang bisa membuat ulat bulu yang memakan daun tersebut akan menjadi terlihat menarik untuk pemangsa ulat bulu. Terlihat seperti balas dendam ya! Bagaimana sahabat Dori? Apakah kalian masih ingin mencabut rumput? Atau jadi merasa kasihan dengan rumput-rumput itu.