Rossi: Start MotoGP 2020 Kembali Diundur

14

Madrid, 22 Maret 2020 – Start MotoGP 2020 yang sudah dijadwalkan pada awal bulan Maret 2020 di Qatar terpaksa diundur karena mewabahnya virus corona (COVID-19). Karena kondisi pandemi virus corona masih seperti ini, maka jadwal MotoGP 2020 harus disusun ulang setelah situasi kembali membaik .

Setelah memantau perkembangan situasi saat ini, rencananya MotoGP 2020 akan diselenggarakan di Sirkuit Jerez pada tanggal 3 Mei 2020. Keputusan tentang rencana penyelenggaraan MotoGP ini berdasarkan kondisi terkini.

Tapi dengan adanya pernyataan tersebut, Valentino Rossi seorang pembalap Monster Energy Yamaha merasa tidak yakin bahwa pertandingan akan diadakan sesuai jadwal yang sudah diubah. Karena menurutnya kondisi sekarang belum membaik dan masih banyak korban yang terinfeksi virus corona.

Jika dilihat kembali, Benua Eropa adalah salah satu wilayah yang parah terpapar COVID-19 terutama di negara Spanyol dan Italia. Korban yang tercatat meninggal dunia di Italia akibat virus corona saat ini sekitar 3.400 orang, sehingga dampaknya adalah kompetisi sepak bola juga ditunda.

Penundaan dilakukan demi kebaikan banyak orang terutama para audience yang pastinya akan datang dengan jumlah besar. Karena kompetisi besar adalah tempat dimana para idola banyak orang harus bertanding dengan membutuhkan support untuk meraih sebuah kemenangan agar tetap menjadi kebanggaan.

Rossi mengatakan bahwa jika sampai kompetisi sepak bola di seluruh Eropa diundur, maka MotoGP dan kompetisi lainnya yang mengundang orang banyak jelas akan diundur juga sampai keadaanya kembali normal. Hal ini dilakukan hingga kondisi bisa segera menjadi normal kembali.

Ia juga merasa terkejut dan kecewa karena pertandingan yang seharusnya digelar di Qatar pada awal bulan Maret harus dibatalkan secara tiba-tiba. Rossi mengaku dengan adanya pembatalan balapan ini mengacaukan semua rencana yang sudah dibuat oleh para tim, pabrikan, terutama para pembalap yang sudah mempersiapkan diri dari jauh-jauh hari.

Semua orang yang bersangkutan dengan balapan MotoGP 2020 ini baru diberi informasi mendekati hari kompetisi. Suasana akan semakin kacau jika sudah banyak pembalap dan tim yang sudah pergi ke Doha, tapi pada akhirnya kompetisi balapan ini ditunda.

Oleh karena itu, mereka merasa kecewa dan bingung atas penundaan ini. Tapi, apa boleh buat jika situasi masih seperti ini dan masih mengadakan pertandingan. Maka korban yang terinfeksi virus corona kemungkinan besar akan semakin meningkat. Dan akan lebih merugikan banyak pihak, mengingat ini adalah sebuah kompetisi besar yang dinanti-nanti oleh banyak orang. Harapannya adalah masalah virus ini segera bisa diselesaikan dan berbagai aktivitas bisa kembali normal seperti biasa.