Rossi Raih Posisi Pembalap Top, Inilah Janji Takahiro Tsumi

10

Kamis, 12 Desember 2019 saat berlangsungnya MotoGP 2019, Valentino Rossi dari Tim Monster Energy Yamaha tidak memberikan penampilan yang memuaskan. Bukan saja tidak memperoleh juara, namun pertandingan diakhiri dengan posisi peringkat ketujuh. Tentunya dengan adanya pergantian manajemen pada Yamaha MotoGP ini, maka diharapkan bisa memberi dampak yang lebih baik pada kondisi tim.

Keputusan Yamaha untuk melakukan pergantian Kepala Proyek MotoGP yang awalnya dipegang oleh Kouchi Tsuji beralih menjadi Takahiro Tsumi. Dampak instan terjadi dengan raihan Valentino Rossi yang positif selama musim pertama MotoGP 2019 khususnya selama dua kali runner-up seri.

Namun, setelah kemenangan saat itu, selanjutnya Valentino Rossi menempati kondisi yang turun drastis. Tetapi, setelah berada di tangan Tsumi, yang berjanji akan berusaha keras supaya performa Valentino Rossi dikembalikan ke puncak. Apalagi Valentino Rossi dengan segala kemampuan dan kapasitas juara yang dimilikinya memberikan pengaruh penting bagi Yamaha.

Takahiro Tsumi pada 12 Desember 2019 menyebutkan bahwa saat ini tugas yang perlu dilakukan ialah mengembalikan pembalap yang sudah berumur kepala empat ini ke jajaran dari pembalap top. Tsumi juga mengakui bahwa Rossi dapat mengingat dengan baik apa yang telah dilakukan dan dijalaninya selama bertahun-tahun.

Takahiro Tsumi juga menambahkan bahwa pengalaman serta pengetahuan yang dimiliki Valentino Rossi sangat berharga untuk mereka. Semua hal tersebut yang ada pada Valentino Rossi sangat penting dan harus dijaga dengan baik. Tentunya sangat penting dan sangat beruntung mempunyai seorang pembalap seperti Valentino Rossi sebagai bagian dari Yamaha.

Jika kembali melihat selama beberapa musim ke belakang tahun 2019, Valentino Rossi tidak memberikan penampilan ataupun pencapaian terbaiknya selama berlangsung sirkuit MotoGP 2019. Bahkan menjadi yang terburuk selama dia naik ke kelas premier. Sebab posisi finish Valentino Rossi hanya berada di peringkat ke tujuh klasemen akhir dengan skor atau nilai yang diperoleh 174. Catatan ini jika dilihat hampir sama dengan musim terburuknya saat menunggangi Ducati untuk yang pertama pada tahun 2011 lalu.  Selama itu, dia memiliki poin sebanyak 139 poin dari total 17 balapan yang diikuti dan juga posisi akhir atau posisi finish pada peringkat ketujuh.

Meskipun ada masa-masa terburuk ini, Tsumi tetap melihat Valentino Rossi sebagai orang terpenting dengan semua pengalaman yang ada. Apalagi menurut Tsumi sangat penting dan beruntung karena memiliki Valentino Rossi sebagai bagian dari Yamaha.

Sumber : sports.okezone.com