Regulasi Pribadi dan Regulasi Hukum, Manakah Yang Lebih Menguntungkan Bagi Profesi Akuntansi?

26

Seiring dengan perkembangan zaman tentu akan sangat berdampak pada regulasi atau sistem hukum yang digunakan pada suatu negara. Salah satu dampak tersebut adalah regulasi pada profesi akuntansi.

Dikutip dari jurnal Elsevier tahun 2012 halaman 55 bahwa “Profesi akuntansi di Amerika Serikat baru-baru ini bergeser dari regulasi pribadi oleh ulasan sejawat ke regulasi hukum oleh Badan Pengawasan Akuntansi Perusahaan Publik (PCAOB).

Penulis menemukan bahwa perusahaan memilih pengulas mereka sendiri, dan perusahaan memilih pengulas yang kemungkinan terhubung melalui hubungan sebelumnya, cenderung menerima pendapat ulasan sejawat lebih menguntungkan daripada laporan PCAOB mereka berikutnya, serta menunjukkan bahwa beberapa perusahaan memperoleh ulasan ‘ramah’ di era tinjauan sejawat”.

Dari kutipan diatas dapat kita ketahui bahwa regulasi pribadi dan regulasi hukum memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Penggunaan regulasi pribadi dinilai lebih menguntungkan bagi perusahaan dibandingkan dengan menggunakan regulasi hukum.

1.Kerangka kerja regulasi pribadi profesi akuntansi

Regulasi ini berlaku setelah terjadi kegagalan audit publik pada tahun 1970. Karena peninjau sudah memiliki hubungan sebelumnya terhadap perusahaan maka peninjau mengidentifikasi sendiri polis kebijakan dan prosedur pengendalian kualitas perusahaan sebagai contoh pengikatan untuk kertas kerja yang dilakukan.

Profesi akuntansi di Amerika Serikat diatur sendiri oleh regulasi pribadi hingga tahun 2003, ketika peraturan perundang-undangan oleh Dewan Pengawas Akuntansi Perusahaan Publik (PCAOB) diperkenalkan.

2. Sistem regulasi hukum yang baru

PCAOB didirikan tahun 2002 untuk menginspeksi pengetahuanan dalam pilihan akuntansi perusahaan, akhiri regulasi pribadi di pemerintahan otomatisme peradilan dari akuntansi pengawasan oleh SEC dan didanai oleh perusahaan publik, PCAOB mendaftar penanggung jawab SEC pendaftar, menetapkan kartu untuk perusahaan audit publik, memeriksa perusahaan yang terdaftar dan melakukan tindakan disipliner.

Ulasan rekan dengan regulasi hukum dari keahlian industri yang sama dengan perusahaan yang ditinjau cenderung setuju dengan PCAOB, sementara pengulas terletak di area yang sama cenderung lebih tidak menguntungkan daripada PCAOB.

Pendapat ulasan sejawat dari pengulas di industri atau wilayah geografis yang sama bersifat informative tentang kegagalan audit di masa depan, hal tersebut menunjukkan bahwa pengulas ini membawa beberapa pengetahuan unggul ke proses peninjauan.

Hasilnya menunjukkan pemahaman yang berbeda dari kedua tinjauan sejawat dan inspeksi PCAOB memiliki kekuatan dan kelemahan. Inspektur PCAOB mungkin kurang rentan terhadap ulasan ‘‘friendly” daripada pengulas sejawat, sementara pengulas sejawat mungkin bisa membawa keakraban yang lebih besar dengan klien lokal dan praktik yang mungkin tidak mudah diakses Inspektur PCAOB.