Ranking Pebulu Tangkis Dunia Resmi Dibekukan oleh BWF

13

Kuala Lumpur, 1 April 2020 – Ranking pebulu tangkis dunia resmi dibekukan sementara oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Hal ini terjadi karena adanya penghentian turnamen bulu tangkis tingkat Internasional akibat dari penyebaran wabah virus corona.

Turnamen sudah dipastikan akan dihentikan sementara, mulai dari bulan Maret hingga April 2020. Tidak hanya turnamen ini saja, tapi banyak sekali atau bahkan hampir semua turnamen harus kacau jadwal akibat dampak dari COVID-19. Adanya penyebaran virus corona ini menjadikan berbagai kegiatan bulu tangkis menjadi ditunda terlebih dahulu dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi.

Hingga saat ini, penyelenggara belum bisa memastikan kapan turnamen akan segera diadakan. Karena, melihat perkembangan virus yang semakin lama semakin meluas banyak kompetisi yang tidak berani mengambil keputusan pasti. Tak terkecuali kompetisi tingkat Internasional satu ini.

Melihat situasi yang seperti ini, BWF memutuskan untuk membekukan ranking sementara baik untuk yang senior maupun yang junior. Pembekuan ini diberlakukan sejak minggu ke-12 demi kelanjutan kompetisi yang lancar nanti kedepannya. Pembekuan rangking ini akan selesai setelah situasi dirasa aman dan siap kembali menjadi normal lagi.

Oleh karena itu, updatean terakhir yang dilakukan pada tanggal 17 Maret 2020 tercatat yang dimainkan oleh Yani All England. Setelah catatan tersebut, pihak penyelenggara tak lagi mengambil catatan lagi.

BWF menyampaikan bahwa berhentinya bekuan rangking ini belum diketahui sampai kapan. Tapi, yang jelas jika keadaan sudah kembali membaik maka ranking akan segera dilanjutkan. Jika keadaan masih tetap seperti ini, maka sangat sulit bagi pihak penyelenggara untuk memprediksi kapan turnamen tingkat Internasional ini akan dilanjutkan.

Peringkat terakhir yang telah muncul pada tanggal 17 Maret 2020 lalu, bisa dijadikan dasar untuk melanjutkan turnamen tingkat internasional ini. Ketika kondisi sudah kembali membaik, pihak BWF akan segera memberikan informasi lebih lanjut mengenai kelanjutan turnamen.

Semua orang di dunia berharap agar keadaan kembali normal agar semua acara dan kompetisi yang tertunda bisa kembali diadakan dengan baik. Sebelumnya, tidak pernah terjadi penundaan selama ini sehingga berakibat ranking harus dibekukan. Tapi memang tidak ada yang tahu kapan virus ini datang dan kapan virus ini pergi.

Kewajiban semua orang hanya menjaga diri masing-masing dengan meminimalisir kegiatan diluar. Atau bahkan benar-benar tidak melakukan kegiatan diluar terlebih yang mengundang kerumunan orang.

Jika semua orang mau menahan diri untuk tetap mengkarantina diri sendiri hingga keadaan kembali normal, maka bisa dipastikan semua kegiatan yang tertunda terutama turnamen tingkat Internasional akan kembali diadakan.