Punya Mobil? Perhatikan Tanda – Tanda Mobil Turun Mesin

47

Sekarang hamper semua orang mempunyai kendaraan roda empat ini alias mobil. Kondisi mobil juga perlu diperhatikan. Pernah dengar ada istilah turun mesin?ini bukan berarti mesinnya di turunin di bawah tanah, hehe. Istilah turun mesin atau bahasa lainnya disebut overhaul adalah proses untuk membongkar mesin kendaraan.

Pekerjaan ini lebih baiknya dilakukan dibengkel resmi sehingga butuh biaya dan waktu yang cukup banyak. Turun mesin ini terjadi jika ada beberapa sparepart mesin yang sudah rusak atau tidak layak unutk dipakai lagi. Sebelum turun mesin benar benar terjadi, biasanya ada beberapa tanda tandanya.

1. Suara Mesin Kasar

Untuk mobil berbahan bakar bensin, seharusnya mesin bersuara halus, atau cenderung minim suara. Sedangkan mobil berbahan bakar diesel bersuara kasar. Tetapi jika mesin mobil bensin maupun diesel makin lama bersuara kasar dan keras, maka perlu pemeriksaan. Apabila setelah dilakukan pemeriksaan dan masalahnya pada pulley di depan mesin atau karena timing chain, maka dapat diperbaiki tanpa turun mesin. Tetapi bila kedua komponen dalam kondisi baik, maka mau tidak mau harus dilakukan turun mesin untuk mengetahui penyebabnya.

Untuk mobil yang menggunakan bensin, harusnya mobil bersuara lebih halus. Sedangkan diesel bersuara kasar. Jika mobil berbahan bakar bensin dan diesel lama bersuara keras dan kasar maka segera lakukan pengecekan dibengkel resmi terdekat.

2. Air radiator berkurang

Masalah di radiator bisa juga menyebabkan turun mesin. Jika mobil sedang digunakan walaupun habis diisi air radiator dan kemudian cepat berkurang drastis. Ini bisa jadi tanda turun mesin. Ini terjadi bisa karena silinder head, silinder gasket, kebocoran pada radiator, atau lainnya. Kalau sudah turun mesin bisa butuh waktu lebih lama dan biaya yang banyak.

3. Overheating

Overheating atau terlalu panas sekali. Kalau laju mobil pelan meskipun pedal gas sudah diinjak agak penuh, dan kemudian mesin cepat panas. Segera cek mobil tersebut. Kalau dibiarkan akan mogok. Ini harus dicek silinder head mobil. Sebelum terjadi overheating bahkan mogok, lihatlah jarum inidikator jika H, maka segera matikan mobil. Diamkan beberapa saat hingga suhu mesin normal dan cek air radiator.

4. Kepala busi basah

Oli yang masuk ke ruang pendingin atau kompresi, oli akan mudah terbakar sehingga busi selalu basah karena oli. Jika ruang kompresi tidak pas lagi, maka turun mesin akan terjadi.

5. Air radiator berminyak

Air radiator agak berminyak terjadi karena silinder biasanya berkart sehingga masuk oli ke dalam saluran air dank e ruang pendingin atau kompresi. Sebaiknya bawa kebengkel dengan mengecek silinder head. Sebelum terjadi turun mesin.

6. Asap putih

Pernah lihat asap kendaraan berwarna putih pekat kayak kabut pagi tapi beda bau dan kesegaran, hehe. Itu tanda awal kalau ada yang salah dengan komponen dan pembakaran gas. Iasanya itu terjadi arena oli ikut masuk ke mesin ruang bakar, harusnya hanya bensin yang masuk ke ruang bakar untuk memantik listrik kendaraan. Oli biasanya akan berkurang cukup banyak. Komponen yang perlu dicek semisal ring piston, PC valve, silinder, packing head,  bore silinder,dll.

Jika kerusakann karena satu atau dua komponen maka masih bisa diperbaiki tanapa turun mesin, tapi jika banyak komponen yang rusak atau tidak presisi, maka harus diperbaiki total semua atau turun mesin pun terjadi.