Punya Mobil Bermesin Diesel? Ini Dia 8 Cara Perawatan Mobil Diesel

14

Tak jarang stigma negatif bermunculan terkait mobil bermesin diesel di Indonesia, seperti asap knalpot yang hitam dan tebal, serta suara mesin yang kasar. Walaupun begitu, banyak juga yang sadar akan kelebihan dari mobil bermesin diesel, seperti lebih irit bahan bakar. Selain itu, mobil bermesin diesel juga masih menjadi favorit bagi sebagian orang.

Mesin diesel sendiri pertama kali ditemukan oleh Rudolf Diesel pada 1893. Atas temuannya tersebut, Rudolf mendapatkan hak pantennya yang bernomor 608845. Di tahun yang sama, ia menerbitkan buku yang bertajuk “Theory and Construction of A Rational Heat Engine for Substitution of the Steam Engines and that Today Admitted Combustion Engines” melalui penerbit Springer, Berlin.

Tak hanya pada kendaraan bermotor, mesin diesel juga banyak dipakai bidang lain, seperti pertanian, pembangunan jalan, kompresor udara, pembangkit tenaga listrik dan mesin alat berat. Pada perkembangannya saat ini, mesin diesel sudah menggunakan sistem common rail direct fuel injection. Produsen otomotif mengembangkan teknologi ini untuk menghasilkan mesin yang lebih bersih, ekonomis, bertenaga, dan lembut.

Untuk saat ini, common rail system menjadi sebuah revolusi teknologi dan digunakan pada mobil-mobil buatan produsen Eropa, Amerika, dan Jepang. Di antaranya ada Isuzu MU-X, Toyota Kijang Innova, Chevrolet Captiva, Renault Duster, dan lain-lain. Nah, untuk kalian yang memiliki mobil bermesin diesel, ada beberapa tips untuk perawatannya, yaitu:

1. Memanaskan Mesin

Pertama-tama dan yang paling utama dalam merawat mobil bermesin diesel adalah memanaskan mesin. Panaskanlah setiap hari sebelum menggunakan mobil. Tidak perlu lama-lama, cukup lima menit sebelum digunakan.

2. Penggunaan Oli

Pakailah oli yang terbaik untuk mobil kalian. Jangan asal-asalan karena mobil bermesin diesel membutuhkan perawatan ekstra pada bagian oli mesin. Pasalnya, oli tidak hanya berguna untuk mendinginkan mesin, tetapi melumasi, membersihkan, serta melindungi mesin mobil kalian. Gunakanlah oli atas rekomendasi pabrikan mobil dan juga ganti oli setiap kali menempuh jarak jauh.

3. Memilih Bahan Bakar Minyak

Bahan bakar minyak mesin diesel yang sekarang berbeda dengan yang dahulu. Sekarang lebih baik solar ditandai dengan sulfur yang rendah, seperti biosolar dan dexlite. Intinya, pakailah bahan bakar yang sesuai dengan mesin supaya usia mesin lebih panjang dan tahan lama.

4. Mengganti Filter Bahan Bakar

Gantilah filter bahan bakar secara berkala. Jika tidak diganti dalam kurun waktu yang lama, di dalamnya akan penuh air. Sebab, pada jenis solar terdapat kandungan air di dalamnya. Jika tidak diganti, bisa-bisa air masuk ke dalam ruang bahan bakar.

5. Jangan Sampai Tangki Kosong

Ini yang perlu diperhatikan, jangan biarkan tangki kosong. Mulailah isi jika volume tangki sudah mencapai sepertiganya.

6. Beri Jeda Sebelum Mematikan Mesin

Selepas digunakan, jangan langsung dimatikan. Beri jeda sekitar lima menit untuk mendinginkan mesin dengan cara kondisi mesin masih menyala dan mobil berhenti.

7. Rutin Membersihkan Injektor

Bersihkanlah injektor secara berkala supaya performa mesin lebih terjaga dan lebih menghemat bahan bakar.

8. Mengganti Filter Udara

Terakhir, gantilah filter udara secara rutin. Pada mesin diesel, mengganti filter dilakukan setiap menempuh jarak sepuluh ribu kilometer. Soalnya jika filter udara kotor, bisa menyebabkan masuknya kotoran yang menghambat pasokan bahan bakar ke dalam pembaraan.

Nah, itulah sekiranya hal-hal apa saja yang dapat dilakukan untuk merawat mobil bermesin diesel. Selain cara-cara diatas, jangan lupa untuk membawa mobil ke bengkel secara rutin sesuai yang tertera di dalam buku panduan.