Polisi Rilis Pengemudi Lamborghini Lakukan Penodongan

17

Jakarta, 24 Desember 2019 Pihak kepolisian tetapkan AM, yakni pengemudi mobil Lamborghini sebagai tersangka yang melakukan penodongan terhadap kedua pelajar di Kemang, Jakarta Selatan. Polisi menyebutkan bahwa alasan dari kejadian ini adalah dikarenakan AM yang tidak menerima candaan kedua pelajar tersebut.

Yusri Yunus mengungkapkan bahwa kompilasi dua pelajar saat itu melewati mobil merek Lamborghini jenis Gallardo tahun 2013 dengan warna body oranye B 27 AYR, milik AM. Pelajar tersebut berkata sambil bercanda, “wah, mobil bos nih.” Mendengar perkataan tersebut, pemilik mobil tak terima dan langsung turun sembari melemparkan kata-kata yang tidak baik. Hal ini diungkapkan Yusri pada Selasa, 24 Desember 2019 di Polda Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Setelah menerima umpatan AM, kedua pelajar tersebut kabur. AM yang saat ini sebagai pengusaha properti kemudian melayangkan pistol ke udara sekaligus menyuruh agar kedua pelajar tersebut berhenti. Selanjutnya AM pindah kedua pelajar sembari meluncurkan tembakan ke atas hingga kedua pelajar tersebut berhasil dikejar. AM menyuruh kedua pelajar untuk jongkok. Kedua pelajar tersebut tak mengikuti permintaan, kemudian AM kembali melepaskan tembakan. Yusri menyebutkan totalnya sebanyak 3 kali letusan.

Kedua pelajar setelah terlibat kejadian ini, kini trauma sehingga orang tua dari salah satu pelajar melaporkan hal ini ke Polres Metro Jakarta Selatan. Pihak kepolisian selanjutnya memanggil AM yang kini ditetapkan sebagai tersangka. Juga terkerat pasal 335 KUHP tentang aksi kejahatan yang tidak menyenangkan dengan hukuman selama 1 tahun penjara.

AM juga diperiksa lebih lanjut oleh pihak kepolisian dan saat ini pada Selasa, 24 Desember 2019 dirilis hasil bahwa AM positif mengkonsumsi narkoba. Pemeriksaan dilakukan dengan tes urine dan positif terbukti menggunakan barang terlarang jenis ganja. Tetapi saat diperiksa dalam mobilnya tak ditemukan barang terlarang baik itu narkoba ataupun narkotika di mobil dan rumah tersangka.

Atas kejadian ini, AM sudah ditetapkan oleh pihak kepolisian sebagai tersangka dengan pasal yang berisi tentang tindakan yang tidak menyenangkan. Selanjutnya diberi hukuman selama 1 tahun penjara. Sedangkan kondisi kedua pelajar tersebut mengalami trauma. Namun bagaimana kondisi selanjutnya terkait pelajar tersebut selain mengalami trauma, tak diberitakan kondisi lebih lanjut.

Satu hal yang pasti, kejadian penodongan dan lecutan senjata yang terjadi pada kedua pelajar di Kemang sudah ditemukan pelaku sebagai tersangka.