PNS yang Bolos Usai Lebaran Akan Diberi Ini Oleh Mendagri

12

Pada Senin, 10 Juni 2019 lalu kabar cukup menggemparkan dan informatif datang dari Tjahjo Kumolo selaku Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Beliau menyatakan bahwa para ASN atau Aparatur Sipil Negara akan diberi “sesuatu” olehnya jika membolos pada hari pertama kerja.

Beliau menganggap libur dua belas hari yang diberikan pada Aparatur Sipil Negara untuk Hari Raya Lebaran sudahlah cukup, tidak lebih dan tidak kurang. Dengan demikian, seharusnya ketika Lebaran 2019 usai para ASN sudah bisa masuk kerja seperti biasa.

Lantas apa yang diberikan Mendagri kepada ASN yang tidak masuk kerja pada hari itu? ASN yang tidak hadir pada hari pertama kerja (Senin, 10 Juni 2019) justru akan dirumahkan oleh Mendagri. Tjahjo Kumolo menyatakan bahwa ASN yang tidak hadir di hari pertama akan diberi surat resmi tertulis yang berisi keterangan untuk tidak perlu masuk kerja hingga tiga hari kedepan.

Beliau menilai bahwa mereka yang tidak masuk kerja di hari Senin (10 Juni 2019) menganggap bahwa libur dua belas hari adalah kurang, sehingga beliau akan memberikan tambahan libur selama tiga hari supaya semakin bisa beristirahat.

Pernyataan tersebut dilontarkan Tjahjo Kumolo pada Senin 10 Juni 2019 lalu di acara Halal Bi Halal Kementerian Dalam Negeri di Jakarta.

Skors selama tiga hari yang diberikan terhitung sampai Rabu, 12 Juni 2019 kedepan. Tak hanya dirumahkan saja, mereka yang tidak hadir tersebut juga akan diberi ‘hadiah’ lain berupa pemotongan tunjangan kerja dari Kemenpan RB.

Tak semua ASN yang tidak hadir akan menerima sanksi ini. Tjahjo menyatakan bahwa tetap ada toleransi bagi mereka yang tidak hadir namun memiliki keterangan sakit dan keterangan benar-benar tidak bisa masuk kerja karena adanya urusan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan.

Tjahjo lagi-lagi memberi keterangan baha setelah upacara eselon 1 dan eselon 2 diharapkan mencatat para staf di bawahnya yang tidak hadir pada upacara pagi Senin (10 Juni 2019) kemarin.

Setelah memberikan keterangan yang cukup jelas tersebut, Tjahjo juga mengungkapkan alasan mengapa dirinya menyatakan hal-hal tersebut. “Kami ingin memberikan contoh yang baik kepada masyarakat” ujar Tjahjo Kumolo Senin lalu.