Perpanjangan Waktu Penutupan Candi Borobudur

21

Yogyakarta, 31 Maret 2020 – Penutupan kembali dilakukan oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, Ratu Boko dan beberapa destinasi lainnya yang dikelola. Edy Setijono selaku Direktur Utama PT TWC Borobudur ini menyampaikan bahwa penutupan dimulai pada tanggal 30 Maret sampai 11 April 2020.

Pemerintah melakukan penutupan ini dengan tujuan agar bisa segera mencegah penyebaran dari virus corona. Penutupan ini kembali dilakukan karena melihat perkembangan kasus akibat virus corona (COVID-19) ini. Sebenarnya penutupan tempat wisata tidak hanya dilakukan di Yogyakarta saja. Beberapa daerah lainnya juga melakukan penutupan untuk mengurangi kemungkinan penyebaran COVID-19.

Hal yang harus dihindari untuk mengurangi terjadinya penyebaran yang semakin meluas, maka tempat-tempat hiburan yang menjadikan tempat kerumunan orang harus ditutup untuk sementara. Tidak hanya wisata saja, banyak rumah makan, cafe yang terpaksa harus tutup. Selain karena himbauan dari pemerintah juga demi cepat membaiknya kondisi saat ini.

Apabila tempat-tempat keramaian tidak ditutup dan tetap membiarkan banyak orang yang keluar masuk, maka kasus ini tidak akan bisa diselesaikan. Penularan dari virus corona ini terbilang cepat, dan yang paling membahayakan adalah tidak semua orang yang positif terinfeksi virus corona menunjukkan tanda-tanda. Oleh karena itu, pemerintah menghimbau semua masyarakat untuk tetap di rumah dan tidak pergi berlibur untuk sementara waktu sehingga keadaannya sudah kembali normal.

PT TWC sebagai salah satu tempat wisata terbesar di Indonesia mengaku selalu melakukan koordinasi dengan pemerintahan daerah dan pemerintahan pusat mengenai bagaimana perkembangan kondisi terupdate. Berhubung masih terjadi penyebaran, PT TWC memutuskan untuk melakukan penutupan sementara.

Edy Setijono juga mengatakan bahwa selain melakukan penutupan operasional,  PT TWC juga melakukan kegiatan preventif secara terus-menerus guna mengurangi penyebaran virus corona. Upaya ini tidak hanya dilakukan di lingkungan PT TWC saja, melainkan juga daerah. Untuk menjalankan kegiatan ini PT TWC tidak hanya sendiri, tapi juga melibatkan beberapa perusahaan BUMN.

Hal ini dikarenakan PT WTC sendiri memang telah ditunjuk untuk menjadi koordinator di Satgas Bencana Nasional untuk BUMN di wilayah Yogyakarta. Penunjukkan ini merujuk kepada Surat Keputusan Menteri BUMN No. 77/MBU/03/2020 tanggal 17 Maret 2020.

Dengan ditunjuknya sebagai koordinator dalam kasus ini, PT TWC akan melakukan kegiatan preventif secara maksimal. Salah satu bentuk upaya dari kegiatan preventif tersebut adalah melakukan penyemprotan tiga kali dalam sehari. Karena, virus bisa datang kapanpun melalui udara tanpa kita ketahui. Selain untuk keamanan lingkungan wisata juga demi keamanan daerah.