Pentingnya Niat Dalam Memulai Pekerjaan

14

“Niat itu seperti surat, salah tulis alamat akan sampai salah tempat”

Niat merupakan tolak ukur awal untuk memulai suatu kegiatan. Dengan niat semua pekerjaan yang dinilai biasa dapat menjadikan nilai ibadah bagi para pelakunya. Tapi banyak orang yang kurang menyadari pentingnya niat dalam memulai suatu pekerjaan, menurut sebagian orang yang kurang paham akan menilai semua perbuatan yang dilakukan memiliki tujuan sama dan hasil akhir yang sama.

Nah, dari sini perlunya kita memberikan pemahaman bahwasannya niat memiliki poin plus dalam semua hal (pekerjaan) yang kita lakukan, karena pekerjaan yang kita lakukan bukan hanya sekedar menuntaskan kewajiban akan tetapi juga menjadi nilai ibadah dan mendapat keridhoan dari Allah SWT. Rasulullah saw bersabda :

انما الأعمال بالنيات

Artinya : sesungguhnya segala sesuatu amal perbuatan tergantung niatnya.

Nah dari hadis itu pun sudah jelas betapa pentingnya niat dalam memulai suatu pekerjaan. Semisal kita lapar lalu kita ambil piring, ambil nasi beserta lauknya lalu kita makan begitu saja dengan dasar untuk menghilangkan rasa lapar saja.

Maka kita hanya akan merasa kenyang yang kita rasakan saja, berbeda jika kita lapar lalu kita makan kita niatkan makan itu tadi dengan niat agar kuat menjalankan ibadah karena Allah. Nah dari pekerjaan yang kita lakukan itu (makan) dinilai sebagai ibadah, karena kita niatkan itu tadi.

Contoh lain misalnya kita membeli baju baru di sebuah toko ternama dengan tujuan untuk mengikuti tren mode kekinian saat ini saja maka membeli baju baru itu adalah perbuatan sia-sia.

Berbeda jika kita niatkan membeli sesuatu untuk menambah kekhusyukan dalam beribadah sehingga ibadah yang dilakukan dapat menambah poin plus dari Allah, karena membeli sesuatu yang baru diniatkan untuk mengkhusyukan diri kepada Allah dalam hal ibadah.

Bagaimana kalau kita mempunyai niat jelek seperti memberikan sesuatu kepada orang lain dengan tujuan agar dipuji dan dipandang baik untuk orang lain ? Perbuatan yang baik tapi diniatkan dengan sesuatu yang buruk tidak akan mendapat nilai ibadah bagi para pelaku yang melakukan. Lalu apa yang didapat dari niat perbuatan itu tadi ? Kesia-siaan karena niatnya yang salah dalam melakukan perbuatan.

Nah dari sini yuk kita sama-sama belajar untuk memulai sesuatu dengan niatan yang baik untuk mencari ridha Allah, agar apa yang kita lakukan juga dinilai sebagai bentuk ibadah.