Penemuan Planet Mirip Bumi dan Asteroid yang Melintas Dekat Bumi

25
planet

Sebuah studi menemukan uap air di planet luar tata surya dan planet tersebut mirip bumi. Planet tersebut dinamai K2-18b membuat para peneliti terkesan dan kagum untuk menelaah lebih lanjut tentang komposisi dan iklim di planet tersebut. Penelitian tersebut dilakukan menggunakan teleskop luar angkasa Hubble (HST) yang terdiri dari 8 kali transit pada 2016-2017. HST menangkap cahaya yang melewati atmosfer K2-18b. Hubble sendiri hanya dapat mendeteksi gelombang yang berkaitan dengan air sehingga partikel lainnya belum dapat diketahui.

Para ilmuwan sendiri medeteksi ada sekitar 400 planet di luar tata surya yang belum diketahui komposisinya. Uap air yang ada pada planet ekstra surya tersebut menurut peneliti merupakan suatau yang menarik. Ditambah, suhu di sana sangat cocok untuk dihuni suatu kehidupan. Meskipun begitu, tidak berarti planet tersebut serta merta langsung dinyatakan akan dihuni manusia. Selain itu, peneliti juga menemukan radiasi yang tinggi pada planet tersebut dan  planet tersebut juga jaraknya sangat jauh. Menurut peneliti, nyaris tidak ada kehidupan di planet tersebut. Planet tersebut memiliki berat mencapai delapan kali massa bumi. Dari sekian banyak planet, tidak ada manusia yang bisa di hidup di luar planet bumi dan tidak sanggup pergi ke sana. Sebab hal itu membutuhkan waktu satu abad untuk mencapai bumi.

Angelos Tsiaras, salah satu peneliti dan astronom University College London, mengemukakan  bahwa planet tersebut sangat jauh jaraknya, tidak ada pilihan lain selain tinggal di bumi jadi sangat penting untuk menjadikan bumi hebat kembali tanpa mencari alternatif planet lain. Penelitian tersebut tidak serta merta membuat bumi tergantikan, justru penelitian tersebut membuat para peneliti timbul pertanyaan mengenai komposisi atmosfer yang tidak dimiliki planet manapun. Pertanyaan tersebut adalah apakah bumi sangat unik.

Selain itu, tiga asteroid yakni 2019 RX1, 2019 QZ3, dan 2019 RG2 dikabarkan melewati bumi. Biasanya atmosfer mendekati setidaknya dua kilometer jauhnya tapi asteroid  2019 RG2 berjarak 524.000 kilometer dari Bumi. Menurut laman studi objek dekat bumi (CNEOS)ketiga asteroid tersebut tergolong ukuran kecil tapi asteroid 2019QZ3 merupakan asteroid yang terbesar dengan diameter 36-37 meter, 2019 RG2 berdiameter 8,9 – 20 meter dan 2019 RX1 22-49 meter. Asteroid 2019 RG2 melaju sangat cepat karena diameternya cukup kecil untuk ukuran asteroid. 2019 RG2 melaju dengan kecepatan 79,164 kilometer per jam.

Sedangkan, asteroid 2019 QZ3 melaju dengan kecepatan 16.700 mil per jam. Asteroid 2019RX1 melintas dengan kecepatan hampir 50.000 mil per jam. Sebelumnya Nasa sendiri, mengidentifikasi asteroid dengan nama Asteroid 2000 QW7 yang berukuran lima kali besar monas akan melewati bumi pada bulan September 2019. Diperkirakan asteroid tersebut akan melewati bumi dengan kecepatan 23.100 km per jam pada 14 September 2019. Asteroid tersebut berdiameter 290 meter hingga 650 meter.