Pemilu 2019: Aplikasi Ayo Jaga TPS Semakin Meningkat Penggunanya

19

Tidak terasa sebentar lagi kita akan segera melangsungkan pesta demokrasi terbesar tahun ini. Pemilu 2019 yang akan diadakan pada tanggal 17 April 2019 nanti akan menjadi penentu nasib bangsa dan negara Indonesia tercinta.

Masa tenang dari segala macam bentuk kampanye pun telah dimulai. Meskipun telah memasuki masa tenang, namun tidak menutup kemungkinan untuk tetap terjadinya kecurangan dalam Pemilu 2019. Apalagi belakangan ini gencar tersebar video yang memperlihatkan ratusan surat suara telah dicoblos di Malaysia yang menguntungkan salah satu paslon capres dan cawapres.

Melihat banyaknya kemungkinan adanya kecurangan dalam Pemilu 2019 nanti, James Falahudin berusaha mewujudkan tagar AyoJagaTPS yang banyak diserukan oleh kaum milenial. Ia menciptakan aplikasi Ayo Jaga TPS yang kini bisa diunduh pada Google Playstore. Aplikasi ini muncul setelah tersebarnya video kecurangan tersebut.

James Falahudin mengatakan bahwa ia mencoba untuk mengajak seluruh masyarakat Indonesia mengawasi pemilihan umum yang akan berlangsung nanti secara langsung. Sejak awal peluncuran aplikasi ini hingga sekarang, telah ada ratusan relawan dari 9.847 TPS. Jumlah keseluruhan TPS adalah 810.329 TPS di 34 provinsi dan jumlah relawan yang mengunduh aplikasi ini terus bertambah.

Ia sangat senang melihat antusiasme masyarakat dalam mengawasi pemilu agar tidak terjadi kecurangan. Tim Asistensi Bidang Hukum Bawaslu, Bachtiar Baital  menyambut baik apresiasi masyarakat melalui aplikasi ini. Bawaslu memang tidak bisa mengawasi pemilu sendirian sehingga sangat berharap agar masyarakat juga ikut membantu mengawasi pemilu kali ini.

Salah satu cawapres dari nomor urut 02, Sandiaga Uno juga telah memberikan dukungannya agar masyarakat mau ikut andil dalam mengawasi pemilu kali ini dengan menyarankan untuk mengunduh aplikasi Ayo Jaga TPS. “Ayo jaga TPS, pastikan TPS kita bisa menghadirkan pemilih yang jujur, adil dan tegas. Segera download aplikasi ayojagatps.com, untuk memudahkan pengawalan suara pada 17 April mendatang” ujarnya dalam sebuah video pendek.

Ia juga sangat bangga pada anak negeri yang berhasil membuat aplikasi yang menyatukan kekuatan seluruh masyarakat Indonesia ini. Semakin meningkatnya jumlah pengunduh aplikasi ini juga menunjukkan kesadaran masyarakat akan pemilu yang bersih dan jujur.

Hanya dengan mendownload aplikasi ini, maka kita akan ikut mengamankan pemilihan umum yang akan menentukan masa depan kita di lima tahun yang akan datang.