Pelajari Bagaimana Cara Mencuci Mobil Agar Tidak Baret

10

Baret pada mobil adalah suatu hal yang sulit untuk dihindari, karena banyak hal bisa menjadi penyebabnya termasuk ketika membersihkan dengan tidak benar. Padahal, kebersihan tentu menjadi suatu hal yang bagus dan perlu dijaga, begitupun dengan kebersihan dari kendaraan mobil Anda. Mobil yang bersih tentu akan membuat mobil Anda semakin keren dan enak dipandang.  Namun jangan sampai usaha membersihkan mobil ini malah menimbulkan baret kecil maupun besar.

Saat melewati medan yang cukup berat, seringkali mobil Anda akan kotor terkena debu dan juga bisa terkena sesuatu yang menggores sehingga timbul baret. Oleh karena itu, diperlukan cara untuk mencuci mobil anti baret seperti yang akan dijelaskan di bawah ini.

  1. Pakai Alat Khusus yang Lembut dan Tidak Menumbulkan Baret

Baret sangat mungkin muncul akibat gesekan alat pembersih dengan permukaan mobil. Jadi, saat Anda hendak mencuci mobil, pastikan untuk menyiapkan alat-alat yang memang dikhususkan bagi mobil Anda dan permukaannya halus. Sebagai contoh siapkan sarung tangan khusus untuk serta handuk berbulu yang digunakan untuk mengeringkan. Sebaiknya Anda tidak menggunakan kanebo serta spons busa biasa karena alat tersebut kurang efektif dan bisa saja nenimbulkan baret.

  1. Hindari Baret dengan Membersihkan Seluruh Bagian Menggunakan Air

Air merupakan komponen yang bersifat melembapkan sehingga dapat mengurangi risiko gesekan penyebab baret. Saat membersihkan mobil, utamakan bersihkan bagian bawah dulu seperti bagian roda, kolong, dan velg. Gunakanlah air saja tanpa sampoo agar seluruh permukaan lembap dulu sehingga gesekan penyebab baret dapat benar-benar dikurangi atau bahkan dihilangkan.

Perlu diperhatikan saat mencuci bagian bawah mobil ini sangat disarankan untuk tidak memercikkan air ke bagian bodi mobil. Alasannya karena percikan air ini dapat membuat timbulnya bintik air atau disebut dengan jamur. Jamur ini bisa membuat mobil terlihat kusam dan muncul baret pada bodinya. Ketika sudah berjamur maka bagian mobil harus disikat dan justru akan menimbulkan baret.

  1. Menyemprotkan Air dengan Benar

Saat Anda menggunakan air yang tekanannya tinggi, sebisa mungkin hindari menyemprotkan secara horizontal dan volume pancarannya harus minimalis agar tidak terjadi baret. Baret juga bisa dihasilkan oleh penyemprotan yang terlalu keras dan melukai bodi mobil. Sebaiknya Anda semprotkan air secara miring ke samping atau arahkan semprotan air dari atas sampai ke bawah. Cara ini akan membuat kotoran yang menempel langsung berjatuhan tanpa merusak lapisan menjadi baret.

Selanjutnya, setelah mobil Anda disiram dengan air, cucilah di seluruh bagian body mobil dengan menggunakan sampoo khusus mobil. Perlu diingat, ketika Anda akan mencuci mobil sebisa mungkin hindari bahan pembersih yang memiliki kandungan deterjen tinggi seperti yang digunakan untuk cuci piring karena kandungan ini bisa menyebabkan baret atau terkelupasnya lapisan cat. Selain itu, saat ada kotoran ataupun jamur yang tidak bisa hilang dari badan mobil, jangan langsung menggosoknya dengan keras karena bisa menyebabkan mobil menjadi baret.

  1. Menghilangkan Kotoran dengan Cara yang Benar

Adanya kotoran yang sulit untuk dibersihkan biasanya terjadi karena beberapa hal, misalnya karena bahan aspal atau bisa juga disebabkan karena adanya serangga yang menempel. Jika tidak dibersihkan dengan benar maka  kotoran bisa mengelupas bersama lapisan mobil dan mengakibatkan baret. Oleh karena itu dibutuhkan tahapan khusus saat mencuci mobil yaitu dengan claying. Noda yang ada pada mobil dapat hilang tanpa menimbulkan bekas baret dengan menggunakan claying.

Akan tetapi, bahan ini perlu digunakan sesuai dengan kadar dari kotoran yang menempel di badan mobil dan juga tidak disarankan untuk terlalu sering digunakan. Hal ini karena bisa mengikis lapisan di badan mobil Anda dan terlihat baret. Jadi sebaiknya gunakan 3 hingga 6 bulan sekali.

  1. Jangan Menggunakan Lap yang Sembarangan

Saat Anda hendak mengeringkan mobil yang telah Anda cuci, pastikanlah untuk menggunakan handuk yang berbulu dan menghindari penggunaan kanebo. Alasannya karena kanebo ini dapat menimbulkan goresan atau baret, sedangkan kanebo sendiri terbuat dari susunan material yang keras.

Itulah tadi beberapa cara yang perlu Anda lakukan ketika Anda membersihkan mobil agar tidak terjadi baret. Pastikan untuk mengikuti cara tersebut supaya tidak ada bagian yang terlewat ataupun terjadi kesalahan dalam membersihkan di mana menyebabkan mobil menjadi baret.