PB Djarum Mendapat banyak Dukungan agar Melanjutkan Audisi Umum

13

PB Djarum yang memutuskan penghentian audisi umum mendapat reaksi berbagai macam dari publik. Tidak sedikit yang menyesalkan penghentian audisi tersebut. Buntut permasalahan dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membuat PB Djarum menghentikan audisi umum mulai 2020 yang menimbulkan pro dan kontra.

Di dunia maya, banyak warganet yang mendukung PB Djarum untuk terus melanjutkan audisi umum. Banyaknya dukungan publik ke PB Djarum semoga PB Djarum dengan cepat mengambil langkah untuk tetap meneruskan audisi umum. Achmad Budiharto, Sekretaris Jenderal PP PBSI, mengatakan mudah – mudahan dengan banyaknya dukungan publik, menggerakkan hati para manajemen PB Djarum untuk tetap mempertimbangkan melanjutkan audisi umum.

Achmad juga melanjutkan bahwa kalaupun anti benar – benar dihentikan audisi umumnya, ada satu faktor yang berpotensi muncul yaitu permasalahan bulu tangkis nasional akan sedikit terganggu. Menurutnya, dengan adanya audisi umum seperti itu,  membuat bulu tangkis nasional bisa berjalan secara lebih efektif dan hal tersebut sangat mendukung kebesaran nama bulu tangkis Indonesia.

Dirinya juga menambahkan bahwa pihaknya mendapat dukungan dari PB besar seperti PB Mutiara dan PB Jayaraya. Meskipun prihatin dengan adanya masalah yang muncul, tapi mereka tetap menyadari keterbatasan mereka. Sehingga perlu melakukan terobosan terbaru supaya para pemain mendapatkan regenarasi baru dan pelatihan yang bisa berjalan baik.

Fung Permadi, Ketua Pelaksana Teknis PB Djarum, mengatakan pembinaan di klub akan terus berjalan. Hanya untuk penjaringan bibit baru tidak akan melalui audisi umum. Menurutnya, pembinaan yang selama ini sudah berjalan di Kudus dan Jakarta akan berlanjut terus. Tapi untuk audisi umum, pihaknya mendapatkan arahan untuk istirahat di tahun depan.

Hal ini memicu polemik dimana audisi umum beasiswa bulu tangkis PB Djarum tidak akan digelar lagi  mulai tahun 2020. Karena itu, banyak atlit yang harus bekerja keras untuk memanfaatkan tahun ini. buntut persoalan dengan KPAI tersebut, membuat PB djarum harus menghentikan audisinya.

Audisi tersebut sudah bergulir sejak tahun 2006. Pada tahun ini, audisi sudah bergulir sampai pada Purwokerto. Di Purwokerto, sudah ada 26 peserta yang tersaring untuk melanjutkan ke babak selanjutnya di Kudus pada November nanti. Salah satunya adalah Bunga Kirana Larasati yang lolos ke final dari kelompok umur 11 tahun.

Setelah mengetahui tidak adanya audisi di tahun depan, membuat bunga harus berusaha ekstra keras di tahun ini. Dirinya pun mengatakan bahwa senang mendapat super tiket dan berharap bisa masuk ke PB Djarum mendapat beasiswa.

Bunga melanjutkan sudah berlatih dua tahun ini, dan mendapatkan kabar tahun depan tidak ada audisi sehingga dirinya berharap semoga bisa dapat beasiswa dan dapat prestasi di tahun ini dengan kerja kerasnya. Dirinya pun sudah mengikuti audisi umum PB Djarum sebanyak 3 kali.

Bunga merupakan siswi kelas SDN 5 Karang Pucung, Purwokerto dan berharap semoga ada beasiswa bulu tangkis tahun depan. Bunga pun agak sedih jika tahun depan tidak ada audisi lagi. Dirinya pun mengatakan bermain bulu tangkis karena keinginan sendiri, cita – citanya jadi juara dunia di tunggal putri seperti Akane Yamaguchi dan dari Indonesia Liliyana Natsir.