Para Pembalap F1 Indonesia Dan Kabar Terbarunya Saat Ini, Wajib Tahu!

90

Bagi para penggemar F1, tentu sudah tidak asing lagi mendengar nama Michael Schumacher yang memegang rekor dunia sebanyak 7 kali. Tapi, Indonesia juga punya pembalap F1 lho! Sekarang kira-kira gimana ya kabar pembalap dalam negeri kita? Yuk, disimak!

Rio Harianto

Siapa yang tidak mengenal Rio Harianto? Cowok berwajah ganteng kelahiran 22 Januari 1993 ini mengawali karirnya menuju F1 di GP2 pada tahun 2012 bersama Carlin GP2 Team mengikuti pembalap uji coba di Sirkuit Silverstone. Setelah menjuarai Formula BMW Asia Pasifik, Rio Harianto menjadi satu-satunya pembalap muda Asia di Akademi Balap Racing Virgin yang menjadi Test Driver.

Ia akhirnnya berhasil berkompetisi di ajang F1 internasional pada tahun 2016 mewakili Tim Minor Racing F1 setelah mendapat peringkat keempat di GP2 dengan modal dana sebesar 15 juta Euro atau setara 226 miliar rupiah. Sebelumnya, Rio sudah diberi tunjangan oleh PT. Pertamina sebesar 5 juta Euro, kemudian mencari tambahan ke Kemenpora dan pihak-pihak lain.

source of reference : google, tribunnews, wikipedia

Alasan Rio berhenti karena kesulitan secara finansial mencari sponsor sejak berhasil meraih satu kursi di tim Manor Racing sebagai pay driver. Karena tak dapat melunasi sisa pembayaran sebesar 8 juta Euro, Rio terpaksa menjadikan seri grand prix Jerman di Hockenheimring yang berlangsung tanggal 29-31 Juli 2016 sebagai pertandingan terakhirnya digantikan oleh Esteban Ocon di bulan Agustus 106 di balapaan Belgia.

Alhasil, sekarang ini Rio Harianto justru banting setir meneruskan usaha keluarganya. Walau sudah bekerja di PT Solo Murni, ia tetap menyimpan mimpi mengharumkan nama bangsa suatu saat nanti.

Berikut ringkasan karir dan prestasi Rio Harianto :

  • 2002 – Juara nasional Go-kart kelas kadet
  • 2005 – Penghargaan IMI sebagai Atlet Gokart Junior Terbaik
  • 2008 – Juara Nasional Go-kart
  • 2008 – Formula Asia 2.0: ke-3, 121 poin
  • 2008 – Formula Renault Asia: ke-6, 160 poin
  • 2009 – Juara Formula BMW Pacific 2009
  • 2010 – GP3 Series: ke-5, 27 poin
  • 2010 – F1 Test, Virgin VR-01
  • 2015 – GP2 Series: ke-5,132 poin
  • 2016 – F1 Driver, Manor Racing Team

Sean Galael

Walau namanya masih asing di telinga masyarakat Indonesia, cowok bernama lengkap Muhammad Sean Ricardo Galael sudah resmi menjadi penerus Rio Harianto di arena balap F1. Bakat dan minat cowok kelahiran 1 November 1996 ini menjadi pembalap ternyata menurun dari orangtunya, Ricardo Galael dan RA Sri Sudarini, yag merupakan pembalap senior Indonesia.

Sean mengawali karir sejak tahun 2005 di ajang Kejurnas Reli Sprint sebagai navigator ayahnya. Kemudian di tahun 2009, Sean berpartisipasi dalam kelas Rotex Max Junior dan di tahun 2010-2011 menjadi pembalap gokart internasional. Selama 2 tahun kemudian, Sean pindah ke Eropa dan FIA Formula 2 Championship tahun 2017.

source of reference : google, bbcindonesia, tribunnews, wikipedia

Sebelumnya, Sean pernah menjadi pembalap uji coba di Bahrain dan Hungaria. Setelahnya, Sean berhasil diambil oleh tim F1 Scuderia Torro Rossi sebagai pembalap tes. Bahkan pemimpin tim Toro Rosso, Franz Tost memuji Sean Galael yang dianggapnya tampil prima selama tes di Bahrain dan Hungaria.

Bersama tim Torro Rosso di empat laga yaitu pada : Singapura, Malaysia, Amerika Serikat dan Meksiko. Kesempatan emas itu dapat diraihnya ketika sesi latihan bebas pertama (FP1) di empat negara di atas. Kabar terakhirnya, cowok ini mengalami kecelakaan di GP Monaco 2018 walau tidak parah. Menurut seorang pakar, Sean Galael diprediksi dapat berpeluang besar mengangkat nama Indonesia di kancah F1 internasional, melanjutkan perjuangan Rio Harianto.

Semoga nanti, pembalap dalam negeri akan bisa mengharumkan nama bangsa tanpa dirintangi oleh pencarian finansial dan sponsor.