Pansel Sambangi KPK, Bahas Isu-Isu Strategis KPK Jilid V

14
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adnan Pandu Praja (kedua kiri) bersama pelaksana tugas (Plt) pimpinan KPK Indriyanto Seno Adji (kiri), anggota Pansel Pimpinan KPK Natalia Subagyo (kanan) dan Yenti Garnasih (kedua kanan) memberi keterangan pers di gedung KPK, Jakarta, Selasa (28/7). Kedatangan Pansel Pimpinan KPK untuk memberikan 48 nama calon pimpinan KPK yang telah lolos pada tahap seleksi kedua. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/Koz/kye/15.

Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikunjungi oleh Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan KPK dan lembaga antirasuah bertemu untuk membahas isu-isu strategis. Selain membahas isu-isu yang strategis, pertemuan tersebut juga untuk membahas perihal pimpinan KPK jilid V.

Yenti Garnasih selaku ketua  Pansel KPK pada hari Rabu (12/6) di Jakarta mengatakan bahwa  “Kita mau membahas seperti seleksi yang lalu. ”

Mengenai hal tersebut, Yenti tidak banyak berkomentar ketika ditanya oleh wartawan. Ia langsung memasuki gedung komisi antirasuah tersebut. Setelah mengunjungi gedung KPK dan membahas beberapa isu yang strategis, ia berkata bahwa pihaknya akan menyambangi beberapa lembaga lainnya.

“Kita mau bertemu pimpinan KPK, sementara pada jam 11 kita dengan Kejaksaan Agung dan besok dengan Kapolri. Seperti yang sudah saya katakana tahapan-tahapan ini. izinkan kita masuk ke KPK. Sudah ditunggu.” Ujar Yenti.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah memberi keterangan bahwa pimpinan dan Pansel sedang membahas dan berdiskusi mengenai isu-isu strategis untuk menjadi masukan dalam seleksi calon pimpinan KPK saat ini. Ia juga memberi keterangan bahwa Pansel, selaku panitia seleksi meminta masukan dan saran dari pimpinan KPK terkait kondisi KPK saat ini dan memproyeksi lembaga antirasuah tersebut. Masukan tersebut diberikan supaya pada seleksi ini, Calon Pemimpin KPK yang ditetapkan oleh Pansel dapat semakin baik.

“Kedepannya supaya dalam proses seleksi ini Panitia Seleksi dapat menemukan calon pimpinan yang dapat membuat KPK lebih baik kedepannya.” Ujar Febri.

Pertemuan tersebut selain untuk membahas isu-isu strategis terkait seleksi Calon Pimpinan KPK, Pansel juga meminta rekam jejak calon pimpinan yang mengikuti seleksi untuk kemudian diteliti. Hal tersebut juga tidak hanya dilakukan pada KPK saja, namun akan dilakukan saat kunjungan ke lembaga negara lain.

Pendaftaran Calon Pimpinan KPK sendiri berlangsung mulai 17 Juni 2019 sampai dengan 4 Juli 2019. . Diketahui bahwa sebelumnya, presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan nama-nama Pansel Capim KPK. Panitia Seleksi Capim KPK 2019-2023 ini dipimpin oleh Yenti Ganarsih.