Nadiem Punya Rencana UN Akan Dihapus, Setuju?

24
fakta Nadiem Makarim

Nadiem Makarim Anwar selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan masa jabatan 2019-2024 memiliki rencana untuk menghapus Ujian Nasional mulai tahun 2021. Namun, rencana tersebut masih dikaji lebih dalam oleh para pakar pendidikan, karena masih mencari cara alternatif yang lain untuk mengevaluasi proses pembelajaran.

Doni Koesoema selaku Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Kemendikbud, mengatakan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian saat ini sedang mengkaji dan menggodok rencana penghapusan UN untuk direalisasikan pada tahun ajaran yang akan mendatang. Jika benar UN akan dihapuskan, adakah sistem evaluasi yang ideal dan tepat untuk diterapkan?

Beberapa pengamat pendidikan juga mengatakan, ujian nasional memang seharusnya sudah tidak dijalankan, karena sistem penerimaan siswa baru yang mengacu pada sistem zonasi.

Jika memang penghapusan UN akan diterapkan, maka guru dapat melakukan evaluasi yang dinilai paling relevan dan memungkinkan untuk menguji kualitas anak didiknya. Sehingga nantinya, setiap guru dapat menilai kualitas siswa selama mengikuti kegiatan pembelajaran.

Oleh sebab itu, ada berbagai cara evaluasi yang bisa dilakukan oleh para guru pengampu bidang study di tiap-tiap lembaga pendidikan. Ini artinya evaluasi pendidikan yang dilakukan oleh para guru dapat dilakukan tanpa perlu ada penyeragaman Ujian Nasional seperti yang diterapkan di tahun-tahun sebelumnya.

Selain itu, Badan Akreditasi Nasional (BAN) juga akan terus mengadakan penilaian secara rutin di sebuah lembaga pendidikan guna mengawal kualitas lembaga pendidikan.

Beberapa pengamat pendidikan yang lain mengatakan, bahwa di masa yang akan datang pendidikan di Indonesia bukan menciptakan sumber daya manusia (SDM) sebagai pekerja, akan tetapi mereka yang mampu membuat karya atau justru mereka yang menciptakan pekerjaan. Alasan ini diungkapkan, karena melihat banyaknya beberapa pengangguran di beberapa daerah dan sudut kota yang hampir tiap tahunnya meningkat dan menjadi masalah yang serius bagi Indonesia.

Dengan adanya kebijakan ini, rencananya para peserta didik akan diminta untuk mengumpulkan portofolio berupa hasil karya-karya mereka. Hal ini dilakukan untuk melihat minat, bakat, serta kemampuan mereka di masa yang akan datang sebagaimana yang telah dijelaskan di atas.

Nah, kira-kira apakah kamu setuju tentang rencana yang akan direalisasikan oleh Nadiem selaku Kemendikbud? Atau justru kamu tidak setuju dengan kebijakan tersebut? Kita doakan saja semoga kebijakan tersebut nantinya memberikan dampak yang baik untuk generasi masa depan kita.