Mengenal Sosok Khalifah Umar bin Khattab Sang Singa Padang Pasir

100

Siapa yang belum mengenal sosok khalifah Umar bin Khattab? Khalifah Umar bin Khattab memiliki nama lengkap Umar bin Khattab bin Nufail bin Abdil Uzza. Beliau masih satu nasab dengan Rasulullah saw dari jalur Ka’ab bin Luay. Nama panggilan beliau adalah asadul usud (singa padang pasir), Abu Hafs (bapaknya para singa). Umar bin Khattab diberi julukan tersebut karena beliau adalah orang yang berani oleh siapapun.

Selain kedua gelar tersebut, Umar bin Khattab juga mendapatkan gelar Al-Faruq yang artinya orang yang bisa membedakan antara hal yang baik dan hal yang buruk. Umar bin Khattab r.a dilahirkan 13 tahun setelah tahun gajah (Kelahiran Nabi Muhammad saw). Sebelum masuk Islam, Umar adalah orang yang paling ditakuti oleh banyak orang, karena ia termasuk orang yang menyakiti dan menyiksa kaum muslim.

Ia juga menjadi salah satu musuh Rasulullah yang paling keras. Akan tetapi, setelah Umar masuk Islam keadaan berubah. Umar menjadi sosok yang paling ditakuti orang-orang yang memusuhi umat Islam. Hal ini karena jiwa pemberaninya melekat dalam dirinya, sehingga banyak kaum muslim yang menyebutkan dia adalah pahlawan dan pembela kaum Islam.

Umar bin Khattab merupakan khalifah kedua setelah Abu Bakar Ash-Shidiq wafat. Beliau dipilih oleh Abu Bakar ash-shidiq dan disetujui oleh semua kaum muslimin, kemudian beliau dibaiat di masjid disaksikan oleh banyak kaum muslimin. Awalnya, Umar keberatan dengan keputusan tersebut. Karena baginya amanah untuk menjadi khalifah sangatlah berat dan sulit. Namun, atas dasar izin Allah semuanya dipermudah.

Pada masa Umar r.a banyak kemajuan yang dicapai seperti :

  1. Penaklukkan wilayah di beberapa daerah, seperti Damaskus dan kota lainnya di Syam, Mesir, Libia, dan kawasan Timur Persia.
  2. Membentuk syuro atau musyawarah dengan harapan agar rakyatnya dapat berpikir awas, cemerlang, kritis, dan dinamis.
  3. Membuat penanggalan kalender hijriyah.
  4. Pembuatan dan perapian hukum administrasi serta Baitul Mal dan gudang logistik untuk menyimpan persediaan bahan makanan bagi rakyatnya yang membutuhkan
  5. Memperluas Masjid Nabawi.

Umar bin Khattab meninggal dunia diusianya yang 63 tahun karena ditikam oleh Abu Lu’luah Fairuz, seorang ahli majusi. Beliau ditikam, saat mengimami shalat subuh di masjid dengan belati yang memiliki dua mata. Ia dimakamkan disamping makam Rasulullah saw dan Abu Bakar Ash-Shidiq r.a.