Marcus/Kevin Bertemu Ahmad/Hendra Pada Babak Final

9

Setelah pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melaju ke babak final, kini Marcus Fernaldi Marcus/Kevin Sanjaya Sukamuljo turut mengikuti jejak keduanya. Kedua pasangan ini akan dipertemukan pada pertandingan final mendatang di Istora Senayan, Jakarta. Marcus/Kevin baru saja memenangkan pertandingan semifinal melawan pasangan China di ajang Indonesia Open 2019. Keduanya memberikan penampilan yang memukau pada saat berjumpa dengan wakil dari negeri Tiongkok di Sabtu sore (20/7) tadi.

Herry Iman Pierngadi, pelatih bulutangkis ganda putra menyatakan kemenangan kedua pasangan ini adalah kemenangan Indonesia. Ini akan menjadi hadiah terindah bagi masyarakat Indonesia. Dirinya optimis pasangan Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra akan memberikan performa terbaik di laga final. Siapapun pemenang seri Indonesia Open 2019, ini akan jadi kemenangan mutlak bagi bangsa Indonesia.

Babak final nanti jadi pertemuan kedua bagi pasangan ganda Ahsan/Hendra dan Marcus/Kevin. Sebelumnya, mereka sempat bertemu di Indonesia Masters pada Januari lalu. Sama-sama bertemu di babak final, sayangnya Ahsan/Hendra harus mengaku kalah dari rekan satu negaranya. Rupanya pertemuan tersebut bukan yang terakhir kalinya, setelah melihat hasil pertandingan sore hari ini.

Dari lima pasangan ganda putra yang diturunkan Indonesia dalam perhelatan akbar tersebut, Herry merasa kurang puas dengan penampilan Fajar/Rian. Keduanya terjegal di babak perempat final setelah dikalahkan oleh pasangan asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Mereka kalah telak di dua babak awal dari pasangan ganda putra tersebut.

Herry menyayangkan performa Fajar/Rian yang dinilai kurang optimal kemarin. Agar tak terjadi lagi, pelatih ganda putra ini siap berbenah diri dan menyelesaikan PR untuk anak didiknya. Evaluasi akan dilakukan usai laga Indonesia Open berakhir. Dirinya masih fokus pada pertandingan final yang mempertemukan kedua anak tim asuhannya. Tak jadi soal apapun hasil di lapangan nanti.

Antusiasme masyarakat sebenarnya sudah terlihat dari awal pembukaan ajang bergengsi Indonesia Open. Sayangnya, beberapa suporter mengaku kesulitan mendapatkan tiket untuk menonton setiap pertandingan. Disinyalir pada laga final mendatang, suporter akan sulit membeli tiket dan menyaksikan pertandingan secara langsung. Meskipun begitu, Herry memohon dukungan dari segenap masyarakat Indonesia.