Marc Marquez Kembali Rajai MotoGP 2019, Dovizioso Siapkan Strategi Baru?

9

Selasa, 28 Mei 2019 – Setelah dinyatakan mendapat peringkat kedua di MotoGP 2019 hingga kelima seri, Dovi yang merupakan panggilan akrabnya ini menilai untuk mengalahkan Marc. Tentu dalam hal ini dibutuhkan strategi yang kuat dan tidak cukup hanya dengan berdoa.

Pasalnya, pada MotoGP yang dilakukan pekan lalu Marquez kembali meraih posisi pertama dalam klasemen dengan terpaut 8 point dari Dovizioso. Menanggapi balapan yang kembali akan diadakan di Sirkuit Mugelo dan Sirkuit Catalunia, Dovi mengaku sangat optimis akan merajai sirkuit. Karena dirinya yakin Ducati sangat bersahabat dengan Sirkuit tersebut. Namun, dia menjelaskan untuk meraih juara di tingkat dunia tak hanya ditentukan oleh balapan di MotoGP Catalunia atau MotoGP Italia saja.

Pada balapan yang akan berlangsung pekan depan ini, Dovi termotivasi untuk mengangkat ‘derajat’ Ducati hingga bisa mendapat gelar juara.

Dilansir dari Motorsport, Dovi menjelaskan “Kami mampu melakukan perbaikan sedikit lagi, masih banyak poin dan kami (Ducati) harus menemukan sesuatu untuk bisa bersaing. Namun, jika kamu belum punya kesempatan bersaing dan Anda hanya bisa berdoa supaya pembalap lainnya melakukan kesalahan. Itu bukan cara menjadi pemenang”

Dirinya juga mengungkapkan bahwa mereka (Ducati) ingin tampil di Mugello lebih memukau setelah sebelumnya dirinya berhasil menempati posisi kedua, ketiga dan keempat di sirkuit Le Mans. Dari pertandingannya itu, dia menganggap hasil yang didapat pada kompetisi sebelumnya merupakan hasil yang positif untuk menjadi juara, namun mereka masih akan terus menemukan sesuatu.

Menurut pebalap asal Italia ini, performa Ducati Desmosedici GP 19 ini masih belum mumpuni dari segi kecepatannya sehingga akan menghambatnya jika digunakan untuk balapan. Namun, ini tidak memupuskan semangat Dovizioso untuk menjadi juara di MotoGP Catalunia dan MotoGP Italia.

Dovizioso tetap berharap Ducati akan terus meningkatkan kecepatan untuk balapan pada musim selanjutnya. Kecepatan sangat penting untuk meraih gelar juara dan juga menyusul ketinggalannya atas Marquez. Pada balapan musim ini, Dovi ingin memfokuskan diri pada laju motornya saat di sirkuit.