Marc Marquez Bertekad Menyudahi Rekor Buruk MotoGP

11

Dengan kegagalan di tahun-tahun sebelumnya, Marc Marquez ingin membalikkan dengan kemenangan untuk tahun ini di trek Sirkuit Silverstone. Kegagalan Marc Marquez di tahun 2013, 2015, dan 2017 menjadi pengalaman terburuknya untuk ajang balap MotoGP.

Pada tahun 2014 adalah kemenangan terakhirnya untuk bisa naik dalam podium MotoGP Inggris dengan meraih kemenangan dalam kelas premier di trek Sirkuit Silverstone. Dengan masa lalunya terhadap ajang di trek Sirkuit Silverstone membuat ia ingin menunjukkan kekuatan serta hasil performa latihannya yang telah ia siapkan.

Dalam kekalahannya dalam ajang balap pada tahun 2013, ia harus menerima kekalahan dari Jorge Lorenze, namun menurutnya dengan adanya persaingan ketat dan sempat membalap dalam beberapa jam setelah kejadian dislokasi bahulah yang membuatnya menerima kekalahan. Pada ajang balapan di tahun 2015, ia juga harus menerima kekalahan dalam MotoGP karena terjatuh pada trek yang  basah.

Terakhir dalam kekalahannya di tahun 2017, ia menerima kegagalan setelah mengalami kondisi rusak mesin. Sedangkan pada tahun 2018 di saat ia mengalami musibah jatuh dalam ajang latihan, namun berkat adanya masalah drainase pada Sirkuit Silverstone maka pertandingan pun dibatalkan.

Marc Marquez memang sempat mendapat keberuntungan yang buruk dalam Sirkuit SIlverstone, namun dengan adanya kabar aspal baru pada trek tersebut membuat ia cukup penasaran dengan kondisi aspal baru, karena dalam pertandingan sebelum belumnya kondisi aspal dalam sirkuit bergelombang. Marquez mengaku memiliki perasaan yang bagus untuk pertandingan yang akan datang dengan kondisi aspal baru, ia juga harus melihat bagaimana kondisi cuaca dalam pertandingan MotoGP.

Pada pertandingan di Austria, Marquez selalu menempati posisi pertama ataupun kedua. Dengan 3 kali pernah gagal finis pada saat pertandingan balapan di Philip, Island, Valencia, dan Austin. Namun jika ia mampu menempati posisi 3 besar pada pertandingan selanjutnya ia akan menyamai rekor 88 kali podium dalam kelas primer yang dimiliki Giamico Agostini.

Kegagalan Marc Marquez menjadikan dirinya selalu berlatih untuk bertambah kuat dalam setiap pertandingan yang menanti, sehingga hasil yang didapat dalam pertandingan tidak mengecewakan atas usaha kerasnya. Dengan menggunakan kekuatan dalam mengasah potensi serta berpikir positif setidaknya cukup untuk membantu mengasah mental saat pertandingan. Marquez sendiri pada hari Rabu tanggal 21 Agustus 2019 menyatakan bahwa dirinya ingin merasakan hal yang luar biasa saat bertarung di sirkuit silverstone.