Marc Marquez Akui Bukan Ducati, Tetapi Yamaha Menjadi Ancaman Terbesar Baginya

9

Marc Marquez sang pembalap tim repsol Honda seakan tidak tersaingi di MotoGP 2019. Marc Marquez yang kini dijuluki The Baby Alien ini menutup paruh pertama MotoGP musim 2019 ini dengan berhasil mengoleksi poin sebesar 185 poin dan memimpin klasemen sementara.

Marc Marquez lebih unggul 58 poin dari Andea Davidson yang merupakan pembalap Mission Winnow Ducati dimana Andrea Davidson menempati posisi kedua.

Meski Marc Marquez sudah memimpin cukup jauh sepanjang pertandingan MotoGP musim ini. Namun, Marc Marquez masih merasa ada ancaman besar yang akan menghadang di sisa balapan musim ini. Ancaman terbesar yang dimaksud oleh Marc Marquez adalah dua pembalap yang berasal dari tim Yamaha yakni Maverick Binales dan Fabio Quartararo.

Semenjak Maverick Vinales dan Fabio Quartararo unjuk gigi, hal ini mengejutkan Marc Marquez mengingat dirinya lebih sering bersaing dengan Davizioso. Meski demikian, Marc Marquez menilai persaingan ini berubah semenjak adanya insiden rekan satu timnya yakni Jorge Lorenzo yang jatuh bersama-sama dengan pembalap Monster Energy Yamaha yakni Valentino Rossi, Maverick Vinakes dan Dovizioso yang berlangsung di MotoGP Catalunya 2019.

Mengingat pembalap MotoGP Dovizioso yang gugur di MotoGP Catalunya membuat Marc Marquez sedikit lega dan mengesampingkan lawan pembalap yang berasal dari italia tersebut dalam perlombaannya. Terlebih dirinya tahu bahwa performa dari Dovizioso dan rekan satu tim nya yakni Danilo Petrucci kurang memuaskan dalam dua balapan terakhirnya.

Saat dimana pembalap Ducati melemah, munculnya Maverick Vinales dan Fabio Quartararo yang mencuri perhatian Marc Marquez. Performa yang ditampilkan dari Maverick Vinales dan Fabio Quartararo dalam dua balapan terakhir sangat apik dan berakhir menduduki podium. Dan hal inilah yang membuat Marc Marquez waspada terhadap kedua pembalap tersebut di paruh kedua musim ini.

Marc Marquez mengatakan bahwa sampai Montmelo yakni kota berlangsungnya MotoGP Catalunya 2019 merupakan satu kejuaraan. Dan sekarang dari Montmelo sampai kesini merupakan kejuaraan lain. Marc Marquez menilai dirinya memiliki dua kemenangan yang memisahkan dirinya dengan Dovizioso di klasemen sementara.

Menurut Marc Marquez, hal ini tentu saja pembalap asal Ducati seperti Dovizioso dan Danilo Petrucci akan kembali dan melaju sangat cepat. Akan tetapi saat ini para pembalap yang mengalahkan keduanya adalah pembalap dari tim Yamaha yakni Maverick Vinales dan Fabio Quartararo sehingga Marc Marquez berfikir bahwa mereka akan menjadi yang tercepat di paruh kedua juaraan MotoGP musim ini.

Melihat performa dari Maverick Vinales dan Fabio Quartararo, Marc Marquez memuji penampilan kedua pembalap Yamaha tersebut dimana keduanya tampil memukau pada beberapa seri terakhir MotoGP pekan lalu.

Marc Marquez menilai peta persaingannya saat ini berubah semnejak rekan satu timnya mengalami insiden saat berada di MotoGP Catalunya yakni Jorge Lorenzo. Dan mengingat performa tim Yamaha inilah yang membuat Marc Marquez sadar bahwa ancaman terbesarnya bukanlah Mission Winnow Ducati melainkan Tim Monster Energy Yamaha dan tim Petronas Yamaha SRT.