Ladies, Kekasihmu Minta Putus? Begini Cara Bijak Menghadapinya

11

Dalam hubungan percintaan, ada kalanya perasaan jenuh melanda baik itu dari pihak pria ataupun wanita. Yap, apalagi tidak jarang juga, si pria meminta putus tanpa alasan dan membuat bingung wanita yang dikasihinya itu. Si wanita pun terkejut dan pastinya penasaran dengan penyebab mengapa si pria minta putus. Padahal di antara kalian tidak sedang berada dalam hubungan yang diambang perpisahan.

Dalam fase ini, pasti wanita bingung bagaimana cara mempertahankan hubungan yang sudah mereka jalin dengan tali kasih bersama. Mungkin ada beberapa kasus dimana sang wanita paham bagaimana menghadapi prianya yang sering minta putus tanpa alasan. Namun, bagi kamu yang baru pertama kali mengalami hal ini, berikut beberapa cara menghadapi pacar yang minta putus tanpa alasan. Simak selengkapnya dibawah ini ya.

  • Jangan Dulu Langsung Panik

Hal yang pertama harus kamu lakukan adalah jangan dulu cepat panik. Biasanya wanita kalau baru pertama kali mengalami hal ini, akan langsung merasa baper, galau, bahkan stres berkepanjangan hanya karena memikirkan alasan yang bisa jadi penyebab kalian putus. Cara ini malah hanya akan menambah lelah pikiran dan tubuh kamu. Yang harus kamu lakukan adalah coba cari alternatif dimana kamu bisa menenangkan diri kamu dulu. Bisa dengan melakukan hobimu, atau bisa juga dengan pergi ke tempat yang jauh dari keramaian agar hati dan pikiranmu kembali tenang. Bila hatimu sudah tenang, maka dengan sendirinya kamu dapat berpikir secara jernih, kemudian bisa mengambil keputusan secara bijaksana. 

  • Cari Tahu Akar Permasalahannya

Langkah yang kedua adalah cari tahu permasalahannya. Bisa jadi sebelumnya kamu melakukan hal – hal yang dia tidak suka dan sudah berulang kali ia ingatkan kepadamu. Atau ada perkataanmu yang membuat hatinya sakit namun dia tidak mau bilang karena takut menyakitimu. Pikirkan kembali kemungkinan – kemungkinan yang bisa menjadi penyebab kalian putus. Setelahnya, dengan pelan – pelan kamu ajak dia diskusi. Jangan lupa cari momen yang tepat saat suasana hatinya sedang baik.

  • Dengarkan Alasannya

Setelah kamu menyampaikan pendapatmu, berikan ia waktu untuk menyampaikan pendapatnya. Dengarkan secara menyeluruh dan jangan cela dia. Ini menandakan kamu menghargai pendapatnya. Apabila alasan yang ia sampaikan adalah mengenai kesalahan yang kamu perbuat, ada baiknya kamu meminta dia untuk memberi waktu bagi dirimu merenung dan merefleksikan diri.

Namun apabila sebaliknya, dia mengatakan bahwa dirinya lah yang memiliki alasan tersendiri, entah itu dia bosan, atau sedang ingin sendiri, kamu tidak bisa memaksanya lebih lanjut lagi. Yang bisa kamu lakukan hanyalah membantu dirinya mengingat janji – janji yang pernah dibuat dan belum terlaksana. Dan apa – apa yang mungkin bisa membuat kalian bersatu kembali.

  • Break Dulu

Setelah sampai tahap ini, mungkin yang kalian butuhkan adalah waktu untuk sendiri. Berikan diri kalian untuk mencari tahu apakah yang diri kalian inginkan untuk hubungan kalian ke depannya. Jangan bertemu dulu paling tidak dalam kurun waktu seminggu. Setelahnya kalian bisa ketemu lagi, dan apakah rasa itu masih ada, atau malah sudah hambar, kalian sendiri yang menentukan.

  • Relakan Dia

Apabila benar – benar sudah tidak bisa dipertahankan, yang kamu harus lakukan adalah relakan dan lepaskan. Mungkin kalian bukan jawaban atas pertanyaan dan doa – doa yang kalian ajukan kepada Tuhan. Tetap semangat.

Itulah beberapa cara menghadapi pacar yang minta putus. Semoga hubungan kamu bisa dipertahankan ya.