Kisah Kelahiran Yesus Sang Juru Selamat

20

Kelahiran Yesus ke dunia memang moment yang paling iconic sepanjang sejarah di dalam Alkitab, karena Sang Juru Selamat turun ke dunia menjadi Manusia untuk menebus umat-Nya yang berharga.

Kisah kelahiran Yesus Kristus tercatat di dalam dua Injil, yaitu Matius dan Lukas. Kedua Injil tersebut menuliskan bahwa Yesus lahir di Betlehem, di sebuah kandang domba, oleh seorang perawan suci, yaitu Maria.

Kedua Injil ini menceritakan kejadian yang sama yaitu tentang kelahiran Yesus, tetapi diceritakan dengan sudut pandang penulis masing-masing. Injil Matius menceritakan dari sudut pandang Rasul Matius yang sejatinya adalah seorang pemungut pajak.

Matius bercerita tentang kedatangan tiga orang majus yang berjalan jauh untuk mencari “raja” yang baru. Sedangkan Injil Lukas menceritakan dari sudut pandang seorang dokter. Injil Lukas menceritakan kelahiran Yesus dengan lebih detail, termasuk cerita malaikat Tuhan yang datang kepada Maria dan kedatangan gembala domba yang menyembah bayi Yesus di palungan pasca kelahiran Yesus.

Maria Berjumpa Malaikat Allah

Pada bulan yang keenam kehamilan Yohanes Pembaptis, putra dari imam Zakharia dan Elisabet, Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota kecil di Galilea bernama Nazaret.

Allah memerintahkan Gabriel untuk menemui seorang perawan yang bertunangan dengan seorang pria bernama Yusuf dari keluarga Daud, nama perawan itu adalah Maria (Lukas 1:26).

Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, Ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.”

Maria terkejut mendengar perkataan malaikat itu, lalu heranlah Maria dan bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepada Maria: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.”

Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?”

Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.” Lalu Maria menerima Firman Allah dari Malaikat itu, Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia (Lukas 1:26-38).

Kelahiran Yesus Kristus

Pada saat dirasa sudah waktunya Maria untuk melahirkan, Yusuf dan Maria pergi dari Nazaret menuju ke Yudea, ke kota Betlehem. Karena Yusuf berasal dari kota Daud Betlehem, ia bermaksud untuk membawa Maria ke kota kelahirannya dan membiarkan Yesus lahir di sana.

Ketika mereka telah sampai di sana, di Kota Betlehem, mereka tidak dapat menemukan penginapan untuk bersalin. Sepanjang hari mereka berjalan berkeliling mencari penginapan untuk Maria bersalin, sampai malam hari mereka masih tidak dapa menemukan penginapan yang tersedia.

Bahkan mereka sempat meminta tolong ke rumah-rumah warga agar mengijinkan mereka menumpang dirumahnya semata hanya agar maria dapat bersalin.

Hari semakin gelap, mereka masih belum dapat menemukan tempat yang layak untuk bersalin, tibalah waktunya Maria untuk bersalin. Mereka kebingungan untuk mencari tempat yang layak untuk bersalin, tidak ada juga yang mau menampung mereka.

Dengan keadaan yang mendesak mereka terus berjalan dan akhirnya mereka menemukan sebuah kandang domba. Dengan sangat terpaksa Maria harus melahirkan Yesus di dalam kandang domba itu.

Dengan dibantu oleh Yusuf, akhirnya Yesus berhasil lahir di dunia, lalu yusuf membungkus Yesus dengan kain lampin dan membaringkannya di palungan.

Kemudian datanglah 3 orang Majus yang dating mencari “raja” dengan dengan dituntun oleh bintang di langit sampai ke kandang domba tempat Yesus dilahirkan, mereka mempersembahkan emas, kemenyan dan mur.

Kelahiran Yesus yang Istimewa

Kelahiran Yesus ke dunia memang sangat istimewa, bukan hanya sebagai Juru Selamat Penebus Dosa Manusia, tetapi juga karena kelahiran Yesus sudah ditakdirkan sejak perjanjian lama jauh sebelum jaman Yesus lahir.

Di firmankan bahwa Yesus adalah Allah yang turun ke bumi menjadi manusia seutuhnya, untuk menanggung dosa manusia dan menebusnya, agar setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3:16).