Kenapa Babi Diciptakan Kalau Diharamkan?

13

Allah menciptakan segala sesuatu dengan penuh perhitungan. Misalnya saja penciptaan hewan-hewan yang dianggap merugikan manusia seperti nyamuk, serangga, maupun babi. Lantas mengapa binatang tersebut diciptakan jika diharamkan?

Ingatlah bahwa segala sesuatu yang diciptakan Allah bertujuan agar manusia senantiasa berpikir. Dengan demikian, terdapat beragam pelajaran dan pengajaran yang dapat dijadikan pedoman dalam menjalani hidup.

Lalu, adakah penjelasan lebih lanjut kenapa babi diciptakan kalau diharamkan? Agar tidak salah kaprah, mari simak ulasan berikut ini.

Ketahuilah Bahwa Allah adalah Dzat yang Maha Menciptakan Sesuatu Dengan Penuh Pertimbangan

Allah menciptakan segala sesuatu sudah mempertimbangkannya terlebih dahulu. Ciptaan Allah bukanlah sesuatu yang harus dipertanyakan, namun diyakini keberadaannya. Apapun yang sudah digariskan Allah, hendaknya sebagai hamba-Nya kita harus menaati apa yang seharusnya dilakukan sebagai hamba.

Babi diciptakan namun diharamkan dalam Islam bertujuan agar manusia selalu menaati apa yang diperintahkan Allah dan mengakui keagungan Allah melalui ciptaannya.

Hal tersebut sudah digambarkan jelas oleh Allah dalam Al-Qur’an Surat An-Nur ayat 51, yaitu:

إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَنْ يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan. “Kami mendengar, dan kami patuh.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”

Dalam firman Allah tersebut jelas diterangkan bahwa mengonsumsi babi sangat dilarang dalam Islam dan pelanggaran hal ini akan mendapatkan hukuman dari Allah.

Meskipun Babi Diciptakan namun Diharamkan dalam Islam, Petiklah Hikmah di Balik Hukum Allah Tersebut

Terlarangnya babi untuk dikonsumsi dalam Islam memiliki hikmah terbaik bagi kehidupan kita. Sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur’an Surat Al-Anbiya ayat 23.


لَا يُسْأَلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْأَلُونَ

“Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akan ditanyai”.

Allah menegaskan dalam firman-Nya tersebut bahwa ciptaan Allah bukan untuk dipertanyakan, melainkan menemukan pelajaran di balik ciptaannya tersebut.

Beragam Penilitian Mengemukakan Babi adalah Sumber Penyakit, Allah Lebih Dahulu Sudah Mengatur Akan Hal Tersebut

Poin sebelumnya menerangkan bahwa Allah melarang babi untuk dikonsumsi karena mengandung hikmah di baliknya. Beberapa hikmah dilarangnya mengonsumsi babi sudah dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Maidah ayat 60.


قُلْ هَلْ أُنَبِّئُكُمْ بِشَرٍّ مِنْ ذَٰلِكَ مَثُوبَةً عِنْدَ اللَّهِ ۚ مَنْ لَعَنَهُ اللَّهُ وَغَضِبَ عَلَيْهِ وَجَعَلَ مِنْهُمُ الْقِرَدَةَ وَالْخَنَازِيرَ وَعَبَدَ الطَّاغُوتَ ۚ أُولَٰئِكَ شَرٌّ مَكَانًا وَأَضَلُّ عَنْ سَوَاءِ السَّبِيل

“Katakanlah: “Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu di sisi Allah, Yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah thaghut?”. mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus”.

Lebih lagi, para peneliti sudah menguak beberapa alasan medis kenapa babi merupakan makanan yang buruk dalam Islam. Beberapa di antara “keburukan” babi tersebut adalah:

1.Penyebab Kanker Hati

Mengkonsumsi hati babi dapat menyebabkan kanker hati. Hal tersebut dikarenakan hati babi mengandung virus hepatiti B dan C. Virus tersebut akan menimbulkan gejala seperti demam, sakit kuning, kegagalan fungsi hati, hingga kematian.

2. Multiple Sclerosis

Multiple sclerosis adalah jenis penyakit yang menyerang sistem imun. Penyakit ini juga disebabkan oleh kandungan cacing yang terdapat dalam tubuh babi. Diduga bahwa cacing yang terdapat dalam tubuh babi berkembang biak dari lingkungannya yang kotor dan makanan babi yang sembarangan.

3. Infeksi Bakteri

Selain menyebabkan serangan imun, cacing yang terdapat pada daging babi juga adalah penyebab terjadinya infeksi bakteri.

Apapun yang Telah Ditetapkan Allah, Manusia Hanya Harus Meyakininya Sebagai Wujud Hamba yang Taat

Meskipun babi diciptakan namun diharamkan, hal tersebut bukanlah suatu persoalan yang patut dipertanyakan. Tugas kita sebagai hamba-Nya adalah melihat keagungan Allah dan mengambil pelajaran dari hal tersebut.

Ingatlah bahwa Allah tidak akan menciptakan segala sesuatu melainkan memberikan hikmah terbaik di baliknya. Hikmah tersebut hanya dapat dipetik oleh mereka yang berpikir dan selalu mengimani kekuasaan Allah.

Nah, itulah ulasan mengenai kenapa babi diciptakan kalau diharamkan. Semoga kita senantiasa mengambil pelajaran terbaik dalam penciptaan alam semesta beserta isinya.