Kenali Hal Ini, Apakah Kamu Sudah Dewasa Atau Belum

53

Usia semakin bertambah itu sudah pasti, tumbuh tua itu sudah jelas. Tapi, tumbuh menjadi pribadi yang dewasa itu pilihan. Usia bukan menjadi patokannya.Banyak disekeliling kita, mereka yang usianya masih cukup belia, tetapi matang dalam menjalani hidup.

Selalu kalem dan tidak berlebihan mengatasi suatu masalah. Mereka yang terbilang masih muda namun sudah memiliki kematangan berpikir. Dan berbanding sebalik, ada yang sudah terlihat matang usia namun tetap saja bersikap sedikit seperti anak kecil.

Sah-sah saja sebenarnya, karena setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Namun, jika kamu masih penasaran dan ingin mengukur sejauh mana sih kedewasaanmu. Nah, kamu perlu menyimak artikel ini.

1 Jika sedang membenci atau tidak suka sesuatu langsung dibicarakan, bukan hanya sekedar di ghibahin dengan teman

Dalam hidup kita akan ditemukan dengan berbagai orang dengan masing-masing karakternya. Kadang, acapkali kita mendapati perlakuan yang kurang mengenakan dari orang lain. Sepertu semena-mena, atau mengeluarkan kata-kata yang sedikit menyinggung meskipun tidak sengaja dan sebatas bercanda.

Maklum jika hal tersebut dibawa perasaan. Tapi, jangan sampai dimasukin hati dalam-dalam yah. Apalagi dijadikan bahan ghibah dengan rekan lainnya. Justru akan merenggangkan pertemanan dan tidak seru jika kamu bertikai dengan orang lain hanya sebats masalah kecil.

Simpel saja, kamu cukup butuh keberanian dan kerendahan hati untuk berkata kepada dia yang tidak sengaja atau sengaja membuatmu tersinggung, kalau kamu kurang suka dengan sikapnya yang seperti demikian. Kalau bisa, tidak usah diulangi. gimana? mudah kan.

2. Saat ditimpa masalah kamu selalu tegar dan yakin, bahwa kamu bisa melewati semua ini karena Tuhan selalu bersamamu

Setiap orang pasti akan diberi ujian oleh Tuhan dengan jatah masing-masing. Jadi tidak perlu merasa menjadi manusia yang paling tidak beruntung di dunia ini. Cukup bersyukur dan hadapi dengan tenang. Tidak mengeluh karena mengeluh akan membuat beban semakin berat dan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan agar di angkat semua bebannya..

3. Selalu bersikap santai saat emosi diuji. Bukan malah marah meledak-ledak dan memaki-maki

Sering kita dibuat sebal dengan masalah yang datang bertubi-tubi. Bahkan masalah yang kita hadapi merupakan kesalahan yang diperbuat orang lain kadang. Tapi cukup di wolesin aja. Percuma marah-marah sambil mengeluarkan kata-kata kurang baik. Semua hanya buang-buang waktu dan memperkeruh keadaan.

4. Ketika berbeda pendapat dengan orang lain saat rapat atau diskusi, tetap lapang data menerima dan tetap senang hati bertukar pikiran

Manusia dilahirkan dengan bentuk wajah yang berbeda-beda dan cara pandang yang berbeda-beda. Wajar jika pendapatmu dengan dia dan mereka berbeda. Tapi tidak perlu dibikin pusing. Jika menghadapi hal demikian, kamu tetap lapang dada dan legowo justru dengan senang hati kamu terus mendengarkan pendapatnya tanpa memotongnya sedikitpun.