Kemenangan Telak Marc Marquez di MotoGP 2019 Mengejutkan

20

Minggu (12/5/2019) kemarin merupakan momen yang sangat bersejarah bagi Marc Marquez dinobatkan sebagai juara klasemen musim ini. Setelah sebelumnya Marquez diminta oleh Manajer Repsol Honda Alberto Puig untuk menaikkan point secara maksimal di balapan musim ini yang dirasa sangat ketat. Balapan yang diadakan di Jerez pada 11 Mei 2019 ini diikuti cukup banyak pembalap seperti Jakub Kornfeil, Andreas Divizioso, hingga pembalap muda Fabio Quartararo.

Saat pertandingan, Marquez dan Divizioso saling mengejar hingga saat berada di tikungan Divizioso terpental dan ini membuatnya kalah unggul dibandingkan dengan Marquez. Divizioso yang gagal melewati tikungan membuatnya menempati urutan ke 3. Dalam klasemen Divizioso tertinggal 3 angka dari Marquez yang lebih dulu berada di puncak.

Saat diwawancarai Divizioso menyatakan kalau performa Ducati masih lambat dan perlu diperbaiki terutama saat di tikungan. Marquez yang terpuruk di balapan sebelumnya justru menduduki posisi teratas pada balapan musim ini. Pada musim lalu, marquez dinyatakan unggul karena mengalahkan Andrea Lnone dan Johan zarco.

Performa Marquez masih terus menjadi favorit para pecinta MotoGP hingga tahun ini. Bahkan pembalap Valentino Rosi mengakui Marquez adalah pembalap terkuat tahun ini dan sangat sulit untuk mengalahkannya. Dilansir dari GP One Rossi berpendapat, Marquez akan semakin berjaya jika terus mengendarai Honda. Pasalnya menurut Rossi, Marquez dan Honda adalah paduan yang serasi antara pembalap handal dan motor handal. Keduanya saling berkesinambungan, tanpa Marquez performa Honda juga tidak akan maksimal.

“Saya tidak bisa bilang apa-apa tentang Marc. Kamu tak bisa ngomong kalau ia jadi juara karena motor. Namun, saya sendiri belum melihat motor Honda mengalami kesulitan (saat balapan). Saya ingin mengatakan bahwa Honda bagus dan Marquez adalah pembalap yang menginterpretasi motor Honda dengan cara yang terbaik ” tukasnya.

Punya teknik balap tersendiri menjadi ciri khas Marquez yang ditunjukkan pada setiap balapan MotoGP termasuk pada musim ini. Dilansir dari bola.com Marquez memiliki 3 tekhnik yang diterapkannya seperti menggunakan satu jari saat mengerem. Meskipun bahaya namun teknik ini sukses dilakukannya karena untuk meningkatkan kecepatan motor.

Tekhnik lain yang dimiliki Marquez selama balapan yaitu hard braking yang dilaluinya pada tiap lintasan MotoGP. Hard braking merupakan cara untuk melintasi lintasan yang dilakukan dengan memadukan kuatnya intensitas saat pengereman. Terbukti dalam setiap balapan Marquez mampu melewati tikungan tanpa terjatuh dan ini cukup menghemat waktu balapan.

Marquez yang selalu menempati posisi teratas klasemen MotoGP rupanya tidak melupakan rival saat balapan. Bagaimana tidak? Marquez seringkali terlihat menengok ke belakang saat balapan karena menurutnya cara ini merupakan cara efektif untuk mengetahui posisi lawan di belakangnya. Meskipun cara ini terbilang berbahaya namun cara ini tetap saja dilakukannya dan hasilnya tidak mengecewakan.