Kejamnya Tindakan Israel Terhadap Tahanan Palestina

13

Konflik antara Israel dan Palestina seakan terus terjadi dan sampai saat ini tidak menemukan titik terang. Berbagai tindakan tindakan kekerasan, peperangan dan kerusuhan terjadi menimpa warga warga sipil yang tidak bersalah. Bahkan banyak nyawa yang sudah harus direlakan akibat perebutan wilayah ini.

Tidak hanya disitu, tindakan kasar Israel masih terus berlangsung didalam jeruji besi. Banyaknya warga Palestina yang ditahan karena dianggap melawan Israel, membuat Israel melakukan tindakan semena mena bahkan sudah melanggar hak asasi manusia.

Qadri Abu Bakr selaku ketua komisi urusan tahanan palestina mengutuk tindakan kejahatan yang dilakukan secara terus menerus oleh Israel terhadap para tahanan politik Palestina. Kejahatan Israel masih berlangsung didalam penjara dan sudah mencapai tahap yang sangat berbahaya dan belum pernah dilakukan sebelumnya.

Kejahatan dan tindakan yang tidak manusiawi yang dilakukan Israel bertujuan untuk membuat hidup para tahanan dibalik jeruji besi menjadi tidak nyaman. Abu Bakr menjelaskan bahwa Israel sudah mengerahkan dan mengeluarkan semua kemampuannya untuk menciptakan penindasan dan tindakan kekerasan yang baru di dalam penjara, laporan ini dikeluarkan oleh kantor berita Palestina, WAFA.

Tidak hanya melakukan tindakan kekerasan pada para tahanan, namun Israel juga melakukan penindasan kepada keluarga tahanan. Abu Bakr menambahkan bahwa terjadi penyusupan ke dalam penjara dan pusat tahanan setiap hari, hal ini mengakibatkan terjadinya perpindahan tahanan dari satu penjara ke penjara lainnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa Israel tidak ingin tahanan Palestina mendapatkan kondisi yang stabil didalam penjara. Salah satu tindakan yang nyata ialah instruksi yang dikeluarkan penjara Ashkelon yang tidak mengizinkan para tahanan untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarganya.