Keinginan Max Verstappen Untuk Setim Dengan Charles Leclerc

7

Max Verstappen, Pembalap Redbull, menginginkan setim dengan Charles Leclerc di Ferarri. Leclerc sendiri dari Ferrari saat ini sedang di puncak performanya setelah menjuarai seri terakhir F1 2019. Leclerc sendiri sukses mempersembahkan kemenangan pertama bagi tim Ferrari dengan keberhasilannya menjuarai F1 GP Belgia di sirkuit Spa-Francorchamps, pada Minggu (1 September 2019 lalu.

Leclerc sendiri sempat melanjutkan performa positifnya dengan kembali menjadi yang tercepat dalam sesi balapan F1 GP Italia 2019 yang dihelat sesudahnya. Performa leclerc tersebut membuat Verstappen tertarik untuk satu tim dengannya. Verstappen sendiri termasuk rising star di kompetisi F1 2019. Max Verstappen merupakan putra dari pembalap Jos Verstappen. Max sendiri menjadi sensasi di ajang F1 usai berhasil menjuarai dua seri balapan di Australia dan Jerman.

Max sendiri digadang – gadang akan menjadi calon terkuat sebagai pendamping Lewis Hamilton di Mercedes. Namun hal lain berkata bahwa Max sendiri ingin bergabung dengan Charles Leclerc di tim Ferrari. Max mengatakan bahwa dirinya dan Leclerc akan bermain sangat baik jika dalam satu tim. Bernie Ecclestone, mantan petinggi F1, menyambut baik keinginan Leclerc tersebut.

Menurutnya Leclerc dan Max mempunyai karakter yang berbeda dan membuat mereka memenangi balapan dengan cara yang berbeda. Ecclestone sendiri mengatakan bahwa sangat sulit memilih mana yang lebih baik diantara keduanya. Menurutnya, hanya bisa membandingkan keduanya jika membalap dengan mobil yang sama.

Giancarlo Fishcela, Pembalap Ferrari, juga setuju keinginan dan pernyataan Verstappen. Giancarlo sendiri pensiun pada musim 2009. Dirinya menyatakan bahwa Max Verstappen dan LLeclerc adalah dua pembalap yang akan dipilihnya jika diberi kesempatan untuk menjadi manajer tim. Dengan periode kontrak yang akan berakhir hingga 2020, maka banyak hal yang mungkin bisa terjadi.

Leclerc sendiri dijagokan menjadi pembalap utama Ferrari karena performa Sebastian Vettel belum cukup memuaskan. Jika hal tersebut terjadi, tidak menutup kemungkinan bahwa Ferrari akan memikirkan dan menghadirkan rekan yang sepadan dengan Leclerc. Persaingan Leclerc dan Max Verstappen akan berlanjut di F1 Gp Singapura yang akan digelar di sirkuit Marina Bay Street akhir pekan ini.

Jika tidak ada perubahan maka  F1 Gp Singapura akan menghelat dua sesi latihan pada hari Jumat, 20 September 2019 dan sesi balapan pada Minggu 22 September 2019 malam WIB.

Akan tetapi, Ferrari nampaknya tidak akan memasangkan Leclerc dan Verstappen karena Mattia Binotto, Bos Ferrari, menyebutkan kemitraan tersebut bisa memunculkan kesulitan bagi manajemen Ferrari.

Leclerc sendiri terikat kontrak panjang dengan Ferrari beda dengan Max Verstappen yang hanya menyisakan satu tahun dengan Red Bull dan berakhir tahun 2020. Ayah Max Verstappen sendiri berharap yang paling penting adalah bahwa anaknya mendapatkan kendaraan yang bisa bersaing untuk juara.