Kalimat Sederhana Untuk Menghentikan Kebiasaan Bergosip

89

“Bisakah kamu bayangkan? Suaminya …”

“Apakah kamu melihat betapa buruknya dia kemarin?”

“Sebenarnya dia bukan spesialis yang baik.”

“Anak-anak mereka sangat tidak sopan!”

Kita semua pasti pernah mendengar ungkapan-ungkapan seperti yang diatas, dan sayangnya, kita juga sering berbuat salah, ikut bergosip, membicarakan keburukan seseorang di belakangnya. Berikut penjelasan tentang mengapa orang-orang suka bergosip, dan apa yang harus dilakukan untuk menghentikan kebiasaan bergosip tersebut.

  • Mengapa orang suka bergosip?

Menurut psikolog, alasan utama banyak orang suka bergosip adalah keinginan keinginan sederhana untuk membangun ikatan sosial dengan orang lain.

Orang-orang tersebut merasakan sensasi tertentu yang menyenangkan ketika mereka membocorkan rahasia atau informasi tentang orang lain. Mereka sangat menikmati kegagalan dan masalah yang dialami oleh orang yang mereka bicarakan.

  • Bagaimana kita bisa menghentikannya?

Tampaknya gosip ada di mana-mana, dan kita tidak bisa mencegah orang dari kebiasaan buruk ini. Tetapi psikolog telah mengungkapkan bahwa ada kalimat sederhana yang dapat menghentikannya segera. Setiap kali seseorang mencoba menarik Anda ke dalam percakapan negatif tentang orang lain, tanyakan kepada mereka:

“Kenapa kamu mengatakan ini padaku?”

Kalimat ini sepertinya sangat sederhana, bukan? Namun ini sangat efektif.

Pertama, pertanyaan ini menghilangkan motif mementingkan diri sendiri dari para penggosip. Kedua, kalimat ini membuat lawan bicara Anda mengerti bahwa Anda tidak tertarik terlibat dalam percakapan seperti itu.

Gosip bukanlah praktik yang tidak berbahaya. Setiap kata dalam bahan gosip memiliki kekuatan besar. Menyebarkan desas-desus atau kebohongan tentang seseorang dapat berdampak buruk bagi mereka. Penting untuk diingat bahwa ketika Anda bergosip, Anda menyakiti orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Jadi pada saat seseorang mencoba menarik Anda kedalam pembicaraan negatif atau bergosip, ingatlah ungkapan sederhana seperti “Mengapa Anda memberi tahu saya tentang hal ini?” Dan kalimat ini dapat menghentikan desas-desus kotor yang akan menyebar.