Kalian Ingin Waxing Tanpa Rasa Sakit? Begini Caranya!

79

Harus diakui, waxing menjadi salah satu treatment yang bikin wanita deg-degan. Bagaimana tidak? Treatment yang dilakukan demi memiliki kulit mulus tanpa bulu ini membuat wanita harus menahan rasa sakit.

Waxing merupakan treatment yang dilakukan untuk meghilangkan bulu dengan mencabut dari akarnya. Treatment ini bersifat semi permanen sehingga kamu bisa terbebas dari bulu-bulu di area yang tak kamu inginkan untuk sementara waktu. Hal ini tergantung tingkat pertumbuhan bulu yang terjadi pada tubuhmu.

Jenis waxing

Beberapa jenis waxing banyak ditawarkan oleh salon atau klinik kecantikan seperti soft wax,  hard wax, dan sugar wax. Soft wax biasanya dilakukan dengan menggunakan dua cairan wax, yaitu panas atau dingin. Jika kamu memilih cairan yang panas maka akan sedikit sakit ketika wax diaplikasikan, sedangkan wax dingin akan terasa sakit ketika proses penarikan.

Hard wax dilakukan untuk menjangkau area yang lebih kecil, seperti ketiak dan alis. Wax jenis ini akan dihangatkan dulu. Setelah itu, diaplikasikan pada bagian yang terdapat bulu, ketika wax mulai mengeras barulah dilakukan proses pencabutan. Jika kamu memiliki kulit cenderung berminyak dan sensitif cobalah pilih jenis sugar wax. Wax ini terdiri dari lemon, gula dan air yang sekaligus dapat digunakan sebagai perawatan

Persiapan menjelang waxing

Rasa sakit yang ditimbulkan saat waxing juga membuat beberapa wanita merasa tidak nyaman  apalagi ketika harus melakukannya untuk bagian intim. Hal ini membuat sebagian wanita memilih untuk mencukur saja daripada harus menahan rasa sakit atau iritasi setelahnya.

Tapi, ada kok cara yang membuat proses waxing berjalan lancar dan tidak terlalu menyakitkan. Beberapa hari sebelum waxing sebaiknya kamu mencukur bulu pada area V dan sisakan 1,5 cm. Mencukur bulu terlalu pendek dari itu biasanya akan menyusakan terapis ketika akan melakukan waxing. Sedangkan jika bulu terlalu panjang akan terasa lebih menyakitkan bagimu.

Menstruasi ternyata berpengaruh terhadap sensitivitas kulit. Untuk itu, sebaiknya kamu menghindari treatment ini selama menstruasi kecuali kamu tak keberatan untuk menahan rasa sakit yang lebih dari biasanya.

Kopi dan alkohol biasanya diminum untuk menghindari rasa gelisah. Beberapa wanita melakukan hal ini untuk mengurangi kegelisahannya sebelum melakukan waxing. Ternyata minuman ini juga meningkatkan sensitivitas kulit kamu. Sebaiknya cukup pilih air putih agar kulit kamu terhidrasi dan terhindar dari iritasi.

Bagaimana mengantisipasinya?

Setiap orang memiliki toleransi terhadap rasa sakit yang berbeda di area yang berbeda pula. Tapi biasanya area yang paling sensitif adalah bagian paha bagian dalam. Bagi yang baru pertama kali melakukannya, sebaiknya jangan terkejut jika setelah treatment akan berdarah sedikit.

Hal ini normal terjadi, karena akar bulu masih tebal dan susah dicabut. Namun, setelah beberapa kali treatment akar akan menipis dan bulu pun menjadi lebih halus, membuat proses waxing tidak semenyakitkan treatment pertama.

Jika kamu khawatir mengenai hal ini, kamu bisa minum obat penahan rasa sakit sebelum melakukan treatment. Tapi, sebelum mengonsumsi obat tersebut ada baiknya kamu melakukan konsultasi pada dokter terlebih dahulu.

Setelah waxing, kulit bagian intim jadi lebih sensitif. Jadi, kenakanlah celana dalam dan celana yang longgar selama 1-2 hari setelah treatment untuk menghindari infeksi bakteri. Sebaiknya berhati-hati pula saat melakukan beberapa olahraga, seperti berenang. Klorin yang terdapat pada air kolam renang bisa membuat iritasi akibat pori-pori kulit yang masih terbuka pasca waxing.

Jadi, apakah kamu masih ragu untuk melakukan treatment waxing?