Jojo Pastikan Siap Tampil Maksimal Di Piala Sudirman 2019

8

Menjadi atlet yang ditunjuk sebagai algojo dalam pertandingan besar seperti Piala Sudirman merupakan suatu kebanggaan sekaligus beban karena memikul tanggung jawab yang berat. Dalam ajang Piala Sudirman 2019 ini, Indonesia berharap dapat membawa Piala Sudirman kembali ke tanah air setelah 30 tahun lamanya piala itu berkeliling negara lain.

Salah satu sektor yang diharapkan dapat menyumbang poin ialah sektor tunggal putra. Tunggal putra mengirimkan 3 atlet mudanya yakni Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting dan Shesar Hiren Rhustavito. Karena kejuaraan ini ialah kejuaraan beregu semua sektor memiliki tanggung jawab untuk tampil maksimal, hal ini diamini oleh Jonathan Christie (Jojo).

“Dalam pertandingan beregu semua orang punya tanggung jawab dalam tim. Setiap sektor tentu ingin menyumbang poin dan melakukan yang terbaik termasuk kami dari tunggal putra” jelas atlet kelahiran 1997 ini dalam wawancaranya.

Jojo mengaku tim tunggal putra akan tampil maksimal dan siapapun yang diturunkan pasti akan siap “Di ajang ini kami akan bermain lebih maksimal dan memperbaiki penampilan kami. Siapapun yang diturunkan baik itu saya, Anthony atau mas Vito kita semua akan berjuang maksimal dan mati matian untuk menyumbang poin untuk tim Indonesia” ujar peraih medali emas Sea Games 2017 dan Asian Games 2018 ini.

Jojo saat ini sedang mengalami kenaikan performanya. Hal ini mulai terlihat dari penampilan luar biasanya di Malaysia Open 2019. Tidak disangka sangka, Jojo berhasil mengalahkan pemain nomor 1 dunia Kento Momota dan Viktor Exelsen dalam turnamen itu. Meskipun dia harus terhenti di babak semifinal setelah kalah dari pemain China, Chen Long dalam 3 set.

Meskipun penampilan Jojo sempat menurun dalam turnamen BAC dan terhenti di babak pertama, namun Jojo membalas kekalahannya dengan menjadi juara di turnamen New Zealand Open 2019. Kemenangan ini merupakan kemenangan super series pertama Jojo dalam karirnya. Pada tahun 2018, Jojo harus puas menjadi runner up setelah kalah di Final oleh Lin Dan.

Selain Jonathan, pemain tunggal lainnya yang diharapkan memberi kejutan ialah Anthony Sinisuka Ginting. Harus diakui permainan Ginting memang belum konsisten, namun beberapa kali Ginting memberikan kejutan di event event besar.

Sebenarnya Ginting mempunyai peluang untuk mengalahkan Kento Momota di final Singapur Open 2019, namun ternyata Kento masih terlalu kuat untuk dikalahkan. Dalam Piala Sudirman ini, Ginting diharapkan dapat menunjukkan kembali performa terbaiknya seperti yang diperlihatkan dalam China Open tahun lalu. Ginting berhasil menjuarai turnamen China terbuka setelah mengalahkan para juara dunia dan juara olimpiade.

Nama nama yang dikalahkan ialah Lin Dan, Victor Axelsen, Chen Long, Chou Tie Chen dan puncaknya Ginting berhasil mengalahkan Kento Momota dalam 2 set sekaligus. Melihat performa tunggal putra Indonesia, tidak mustahil rasanya mereka akan memberikan kejutan dan menyumbang poin dalam setiap pertandingan. Kunci utama mereka adalah fokus dan konsisten.